PMI Jember Kerahkan 20 Relawan Tim Wash Bantu Bersihkan Sumur Warga Terdampak Banjir

Untuk memenuhi kebutuhan setiap hari, warga harus mencari air bersih ke sumur lain yang bersih. Namun di desa sidomulyo terdapat sekitar 51 sumur warga tak layak digunakan karena terdampak banjir.

PMI Jember Kerahkan 20 Relawan Tim Wash Bantu Bersihkan Sumur Warga Terdampak Banjir
Beberapa relawan Tim Wash saat melakukan normalisasi.

Jember, HB.net - Paska terjadinya banjir akibat luapan Sungai Kali Tanggul yang merendam ratusan rumah warga pada Rabu (10/11), di Kecamatan Semboro menyebabkan beberapa sumur milik warga setempat juga ikut terkena dampaknya. Air sumur mereka menjadi keruh bercampur limbah, sehingga warga kesulitan untuk mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-harinya.

Untuk memenuhi kebutuhan setiap hari, warga harus mencari air bersih ke sumur lain yang bersih. Namun demikian di desa sidomulyo terdapat sekitar 51 sumur warga tak layak digunakan karena terdampak banjir.

Menyikapi hal itu, Palang Merah Indonesia (PMI) Jember, turut andil membantu melakukan normalisasi terhadap sumur-sumur tersebut sejak Selasa, (16/11). PMI menerjunkan 20 relawan tim wash ke lokasi bencana dengan 3 pompa penguras sumur.

“Air sumur yang biasanya bersih, sekarang kotor dengan warna kuning dan bau. Jadi sementara tidak bisa digunakan untuk kebutuhan sehari hari,” ujar Warga Dusun Rowotengu, Mahroji.

“Untuk desa kami di sidomulyo ini ada sekitar 51 sumur yang terdampak banjir (airnya kotor). Air banjir masuk ke sumur karena posisi rumah penduduk rendah sehingga tergenang banjir dengan ketinggian mencapai 1 meter,” ungkap Perangkat Desa Sidomulyo, Totok Mujiarto.

Dengan bantuan dari PMI Jember, warga sangat antusias turut membantu proses normalisasi. “Airnya bau dan warnanya kuning sehingga tak layak dikonsumsi warga. Dengan normalisasi ini, air bisa kembali bersih karena kotoran yang ada di dalam bisa disedot semua,” tambah Mujiarto.

Tak hanya di Desa Sidomulyo saja, normalisasi air sumur oleh tim wash PMI Jember juga dilakukan di Desa Pondok Joyo, Desa Pondok Dalem dan desa Rejo Agung, kecamatan Semboro.

“Kita harap semua sumur milik warga yang kotor dan bau ini semuanya bisa normal kembali dan secepatnya bisa digunakan kembali. Selain dikuras, kita juga beri tawas agar air tidak keruh dan kembali jernih,” ujar SP Kepala Unit Markas PMI Jember, Rupianto. (yud/eko/diy)