PTPN Xl Targetkan 794 Ribu Ton Tebu Giling di 2023

Hak Guna Usaha (HGU) PT Perkebunan Nusantara (PTPN) Xl melakukan tradisi petik tebu manten.

PTPN Xl Targetkan 794 Ribu Ton Tebu Giling di 2023
General Manager Pabrik Gula Djatiroto Agus Priambodo (kanan) didampingi Kepala Kebun Wilayah Timur Yoes Bachtiar (kiri) saat prosesi petik tebu manten.

Lumajang, HARIANBANGSA.net - Hak Guna Usaha (HGU) PT Perkebunan Nusantara (PTPN) Xl melakukan tradisi petik tebu manten. Tempatnya, di kebun Australia, Sukosari Timur, Lumajang , Sabtu (6/5) lalu.

Prosesi petik tebu manten diawali dengan kedatangan sepasang manten atau mempelai laki-laki yang dinamai Raden Bagus Rosan. Sedangkan perempuannya dinamai Dyah Ayu Roro Manis sebagai simbol dari tebu yang dinikahkan.

Dalam rangka mendukung ekonomi dan pariwisata Kabupaten Lumajang, PTPN XI berkolaborasi bersama event Loemadjang Mbiyen, 6-7 Mei 2023. Turut hadir i Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan wakilnya Indah Amperawati.

“Maka dari itu, tahun ini kami satukan konsepnya antara Loemadjang Mbiyen dengan petik tebu manten PTPN XI,” ungkap Thoriq, panggilan akrab Thoriqul Haq.

Di tempat yang sama, PTPN XI yang diwakili oleh Manajer Kebun Teguh Mulyanto mengatakan, petik tebu manten merupakan tradisi tahunan yang dilaksanakan dalam rangka mengungkapkan rasa syukur. "Kami berharap penggilingan tebu ini selesai akhir Oktober 2023. Dan menghasilkan gula yang manis serta melimpah, " ujar dia.

Jumlah tebu yang akan digiling diperkirakan sebanyak 794 ribu ton dengan produksi 85 ton per hektare. Tebu ini berasal dari 7 kebun, yakni Madiun Raya, Probolinggo dan Pasuruan, Lumajang HGU, dan IPL Jember, Situbondo dan Bondowoso, dan Banyuwangi.

Lanjutnya, diharapkan dapat mendukung swasembada gula nasional yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui pembentukan supporting co. Sebagai informasi, supporting co adalah subholding yang akan mengelola macam komoditas yang selama ini ada di PTPN, di luar sawit dan gula.

Ke depannya, supporting co akan menjadi perusahaan pengelola aset perkebunan unggul. Mencakup kegiatan pemanfaatan aset perkebunan melalui optimalisasi, pengelolaan tanaman perkebunan, serta bentuk diversifikasi usaha lainnya yang mampu memberikan nilai tambah bagi perusahaan.(mid/rd)