Nihil Kecelakaan Kerja, PLN NP Raih 76 Penghargaan

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah memberikan penghargaan tersebut. 76 penghargaan tersebut sebagai bukti tingginya komitmen perusahaan dalam menerapkan aspek keselamatan dan kesehatan di lingkungan bisnis PLN NP.

Nihil Kecelakaan Kerja, PLN NP Raih 76 Penghargaan
Perwakilan unit PLN NP saat menerima penghargaan.

Surabaya, HB.net - PLN Nusantara Power (PLN NP) meraih 76 penghargaan pada Penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3 Awards) 2023 yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI, di Jakarta, Kamis (22/06/2023).

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah memberikan penghargaan tersebut. 76 penghargaan tersebut sebagai bukti tingginya komitmen perusahaan dalam menerapkan aspek keselamatan dan kesehatan di lingkungan bisnis PLN NP.

Penghargaan ini meliputi 4 kategori yang mencakup Kecelakaan Nihil (Zero Accident) diraih 40 unit. Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3)  diraih 12 unit.

Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 diraih 17 unit. Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS  diraih 7 unit. Pembangkit PLN NP yang dianugerahi penghargaan berjumlah 41 unit.

Dalam pidatonya, Ida menyampaikan, tantangan ketenagakerjaan akan terus berkembang sesuai pertumbuhan tekonologi dan dinamika industri dunia dan sudah seharusnya diimbangi dengan prioritasi K3.

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah mengungkapkan, penghargaan ini diberikan kepada unit pembangkit yang telah memenuhi kriteria yang diterapkan Kemnaker RI sekaligus apresiasi karena PLN NP telah menjalankan operasi dengan mengutamakan aspek keselamatan.

"Penghargaan ini menjadi motivasi dan pengingat kami untuk terus secara kontinyu menjaga aspek K3 sebagai aspek utama dalam menjalankan roda bisnis perusahaan. Kami juga akan menaikan kinerja kami agar unit lain segera mendapatkan penghargaan serupa. Karena tidak ada yang lebih penting dari jiwa manusia," terang Ruly, Selasa (27/06/2023).

PLN NP telah melaksanakan program kerja tahunan secara terperinci dengan penerapan aspek keselamatan serta melakukan koordinasi rutin setiap bulannya untuk pembahasan dan menyelesaikan temuan-temuan, baik temuan internal maupun eksternal. (diy/ns)