Ning Ita Memberikan Bantuan kepada Korban Kebakaran

Pemkot Mojokerto bergerak cepat dalam memberikan bantuan kepada warga Kauman yang mengalami musibah kebakaran rumah pada Sabtu (1/5) lalu.

Ning Ita Memberikan Bantuan kepada Korban Kebakaran
Ning Ita dipeluk Suhermin, korban kebakaran.

Mojokerto, HARIAN BANGSA.net - Pemkot Mojokerto bergerak cepat dalam memberikan bantuan kepada warga Kauman yang mengalami musibah kebakaran rumah pada Sabtu (1/5) lalu. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mendatangi rumah korban kebakaran di Jalan Brawijaya, Kelurahan Kauman, Kecamatan Prajurit Kulon.

Kolaborasi Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-P3A) dengan Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Pemerintah Kota Mojokerto memberikan bantuan kepada Suhermin, warga yang tertimpa musibah, Selasa (3/5).

Beberapa bantuan yang diberikan oleh Pemkot Mojokerto berupa etalase, kursi, tabung elpiji, terpal, kulkas, perlengkapan makan serta modal usaha senilai Rp 4 juta.

Melalui bantuan ini, Ning Ita berharap agar korban tidak putus asa dan kembali bangkit dengan berjualan kembali. Tidak hanya itu, ia juga memerintahkan Baznas Kota Mojokerto agar bergerak cepat dalam memberikan dukungan.

"Kami memberikan sedikit bantuan kepada Ibu Suhermin, pengusaha kuliner yang mengalami musibah kebakaran rumah. Kami prioritaskan untuk pemberian bantuan modal usaha, peralatan-peralatan agar bisa kembali membuka usaha kulinernya,” kata Ning Ita, sapaan akrab wali kota.

Pihaknya masih melakukan penghitungan untuk bantuan pembangunan kembali rumahnya, bersinergi dengan Baznas Kota Mojokerto.

Musibah yang kebetulan terjadi seperti ini, kata Ning Ita lebih jauh, tentu menyisakan sebuah duka yang mendalam. Pasalnya, di saat Idul Fitri biasanya  ada silaturahmi saling berkunjung antar keluarga handai taulan. Namun ternyata Allah berkehendak memberikan musibah sedemikian rupa.

“Ini merupakan bentuk dukungan dan perhatian kami kepada warga yang terkena musibah,” kata wali kota perempuan pertama di Mojokerto ini.

Dia berharap semoga musibah ini dapat menjadi pelajaran kita semua untuk lebih berhati-hati saat di luar rumah maupun sedang berada di rumah. “Semoga Ibu Suhermin sekeluarga diberikan kekuatan lahir batin untuk tetap bisa kuat sembari menunggu bantuan-bantuan dari yang lain,” katanya.

Kedua mata Suhermin nampak berkaca-kaca meneteskan air mata ketika berbincang dengan Ning Ita. “Saya sangat berterima kasih dengan perhatian dan bantuan Bu Wali Kota dan semua instansi,” ucap Suhermin.

Kerukunan dan keguyuban warga, ujar Suhermin, menjadi penyemangat dirinya untuk bangkit memulai usahanya kembali. “Insya Allah hari Lebaran kedua saya akan jualan lagi,” ujarnya.

Saat ini, ia dan keluarganya menumpang di kediaman adiknya yang bersebelahan dengan rumahnya.

Seperti diketahui, kebakaran rumah warga terjadi pada Sabtu (1/5) malam di Jalan Brawijaya. Enam unit mobil pemadam kebakaran (PMK) dikerahkan untuk menjinakkan api yang melalap seisi rumah. Pada saat kejadian, Wali Kota Ning Ita sempat meninjau lokasi tempat kejadian. Beruntung, tidak memakan korban jiwa. (ris/rd)