Sidoarjo Tidak Aman, Geng Motor Berulah Lagi

Segerombolan diduga geng motor kembali menyerang warga di Sidoarjo.

Sidoarjo Tidak Aman, Geng Motor Berulah Lagi
Rekaman CCTV menunjukkan aksi geng motor yang menyerang warga.

Sidoarjo, HARIANBANGSA.net - Segerombolan diduga geng motor kembali menyerang warga di Sidoarjo. Kali ini aksi onarnya menyerang warga terekam kamera CCTV yang ada di kawasan Desa Lemah Putro, Kecamatan Sidoarjo Kota, Sidoarjo.

Wakil Ketua RW 4, Kelurahan Lemah Putro, Sholeh mengatakan, dari keributan itu salah satu warga yang bernama Izzan Wawarok Muhammad (28), warga Kelurahan Lemah Putro RT 23, RW 4 dibawa ke RSI Siti Hajar akibat mengalami luka bacok. "Ada satu warga yang mengalami luka bacok. Saat itu juga langsung dilarikan ke rumah sakit. Akibat peristiwa tersebut kami laporkan ke Polresta Sidoarjo," tandas Sholeh.

Berdasar pada informasi yang diperoleh, tindak anarkis oleh gerombolan geng motor hingga menyerang warga tersebut diketahui pada Minggu (27/11) dini hari. "Lokasinya dekat sekitaran Stasiun Sidoarjo. Kejadiannya sekitar antara pukul 01.00- 03.00 WIB," kata Bayu, warga sekitar.

Selain itu, Bayu menerangkan bahwa kebanyakan dari gerombolan pemuda tersebut membawa senjata tajam.  "Benar, Mas. Banyak yang pakai senjata tajam," imbuhnya.

Ia juga mengatakan jika kejadiannya berjalan begitu cepat. Para gerombolan geng motor tiba-tiba berhenti dan menyerang warga yang yang ada di sekitaran lokasi.

Indra (25) salah satu warga Kelurahan Lemah Putro mengatakan bahwa pada Minggu dini hari itu dirinya melihat ada lebih dari 30 orang sepeda motor yang dikendarai gerombolan pemuda. "Geng motor tersebut jumlahnya sekitar tiga puluh lebih, mereka membawa sajam dan balok kayu. Tiba-tiba saja menyerang warga," kata Indra di Gang III Kelurahan Lemah Putro.

Indra mengatakan, warga setempat tidak mengetahui pasti apa penyebab gerombolan anak muda itu menyerang warga. Dirinya sendiri hanya mendengar suara gaduh seperti ada kecelakaan di Jalan Diponegoro. Karena itulah banyak warga yang keluar dan mendekat.

Tiba-tiba saja, saat warga mendekat gerombolan pemuda itu malah menyerang warga dengan sajam dan memukul menggunakan balok kayu. Dia sendiri berusaha melindungi korban yang menjadi sasaran agar tidak terkena sabetan sajam dengan mendorongnya.

"Satu warga ada yang mengalami luka bacok, sekarang ini dirawat di RSI Siti Hajar. Saya sempat berusaha melindunginya. Saya dorong supaya dia nggak kena sabetan, tapi tetap kena. Saya sendiri mengalami luka lecet di kedua lutut saya," jelas Indra.

Sementara itu, Wakil Ketua RW 4, Kelurahan Lemah Putro, Sholeh, menceritakan bahwa warga saat itu sedang menggelar acara makan bersama di rumah salah satu warga. Acara masak-masakan itu dilakukan setiap malam mingguan. "Tiba-tiba kami mendengar suara gaduh itu warga mendekat ke lokasi. Ternyata warga malah diserang segerombolan pemotor membawa sajam itu," kata Sholeh.

Sementara itu, Kapolsek Sidoarjo Kota Kompol I Komang Yuwandi Sastra saat dikonfirmasi belum memberikan keterangan terkait kejadian tersebut.(cat/rd)