Pemkot Fokus Pengembangan Pariwisata

Menurutnya, pariwisata menjadi salah satu sektor paling terpuruk selama pandemi Covid-19.

Pemkot Fokus Pengembangan Pariwisata
Penandatanganan MOU seluruh OPD agar komitmen kembangkan pariwisata lokal
Pemkot Fokus Pengembangan Pariwisata

Probolinggo, HB.net - Pemerintah Kota Probolinggo terus seriusi pengembangan pariwisata lokal untuk memajukan ekonomi masyarakat. Komitmen itu terus didengungkan Walikota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin dalam tiap kesempatan. Pihaknya juga menekan seluruh OPD agar fokus dan mendukung program wisata lokal.

“Secara teknis, hal ini jadi tugas pokok dari Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar). Tetapi dibutuhkan dukungan semua sektor pariwisata yang kreatif dan inovatif. Sehingga menciptakan kesan Kota Probolinggo sesuai branding, Impressive Probolinggo City,” ujar habib Hadi saat Rakor bersama OPD.

Menurutnya, pariwisata menjadi salah satu sektor paling terpuruk selama pandemi Covid-19. Angka kunjungan tamu hotel dan pengunjung di sejumlah wisata turun hingga 50 persen dibanding tahun-tahun sebelumnya, sehingga Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata juga menurun.

Pariwisata juga menjadi salah satu sektor yang digadang-gadang mampu meningkatkan perekonomian yang terpuruk karena pandemi Covid-19. Sehingga sangat dibutuhkan kerjasama dari semua pihak baik pemerintah maupun swasta.

Pemkot telah mengizinkan tujuan wisata, perhotelan dan restoran untuk membuka kembali usaha yang dijalankan. “Pastinya dengan protokol kesehatan secara ketat,” ujarnya. Orang nomor satu di Kota Seribu Taman itu juga berharap, tiap perangkat daerah mampu menyumbang satu kegiatan yang bisa dijadikan even menarik, dikemas dengan kreasi, inovasi dan atraksi sehingga mampu mengundang masyarakat luas.

“Mari kita ciptakan Kota Probolinggo yang mengesankan, sehingga terbentuk suatu kecintaan untuk terus menjaga kota tercinta yang bersih, sehat, tertib, aman, ramah dan indah (bestari). Semua pihak harus bergerak sesuai dengan perannya dan memberikan kontribusi bagi penyelesaian permasalahan dalam meningkatkan sektor pariwisata,” serunya.

Habib Hadi pun menegaskan, rakor ini bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dan dapat diimplementasikan dalam pengembangan pariwisata di Kota Probolinggo.

Kepala Dipopar, Budi Krisyanto mengatakan, maksud dan tujuan penyelenggaraan rakor itu sebagai wahana untuk mengkomunikasikan keseriusan dan kesungguhan perangkat daerah dalam rangka menindaklanjuti instruksi walikota untuk memberikan dukungan secara riil terhadap sektor pariwisata Kota Probolinggo.

Serta meningkatkan komitmen bersama dalam mewujudkan Kota Probolinggo lebih baik sekaligus memantapkan program-program prioritas, di dalam kerangka pemulihan ekonomi masyarakat dan pemantapan terhadap atauran protokol kesehatan. (ndi/diy)