Pemuda dan UMKM Adalah Harapan Baru di Tengah Pandemi

Pemuda dan UMKM Adalah Harapan Baru di Tengah Pandemi
Bupati Tuban, H Fathul Huda, mengagumi produk UMKM. foto: suwandi/HARIAN BANGSA
Pemuda dan UMKM Adalah Harapan Baru di Tengah Pandemi

TUBAN-HARIAN BANGSA

 

Geliat Pemuda dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Tuban diharapkan menjadi tumpuan dan harapan ditengah pandemi covid-19. 

 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban menyadari sejak pandemi covid-19 perekonomian diberbagai sektor mengalami lesu. Disinilah peran pemuda UMKM sangat butuhkan demi menjaga perekonomian tetap sehat. Dengan menerapkan protokol kesehatan, peran pemuda dan UMKM menjadi harapan baru ditengah pandemi.

 

Di sisi lain, Pemkab terus berupaya membangkitkan seluruh sektor ekonomi dan potensi yang ada. Termasuk diantaranya membangkitkan geliat komunitas, pemuda dan UMKM di bumi wali. Hal ini sangat penting demi mengangkan perekonomian tanpa meninggalkan protokol kesehatan

 

"Kegiatan The Journey of Toeban yang digelar di  di Pendopo Krido Manunggal Tuban adalah rangkaian dari peringatan Hari Jadi ke-727 Kabupaten Tuban. Dimana kegiatan tersebut sebagai ajang meningkatkan motivasi terhadap pemuda dan UMKM," kata Bupati Tuban, H Fathul Huda saat ditemui Harian Bangsa di kediamannya, Minggu (15/11).

 

Disamping itu, guna menyemarakan HJT ke-727 dalam acara tersebut telah melibatkan kalangan pemuda. Selanjutnya, diikuti 40 pelaku UMKM serta pegiat seni dan wisata. Tak hanya itu, acar punya juga digelar pameran Toeban Batik & Culinary, Drama JakaVlog, Batik Fashion dan Talkshow UMKM.

 

Apresiasi yang luar biasa pada penyelenggaraan kegiatan tersebut demgan melibatkan generasi muda. Pasalnya, keterlibatan pemuda menjadi harapan baru dan potensi unggul yang dimiliki Bumi Wali. 

 

Karenanya, pemuda Tuban diharapkan terus berinovasi menghadapi tantangan jaman. Berbagai potensi kabupaten Tuban pun dapat dioptimalkan guna meningkatkan kebanggaan terhadap tanah kelahiran.

 

"Kami instruksikan agar instansi terkait dapat mendukung pemasaran sektor usaha maupun bisnis yang ada. Selain itu, mengenalkan potensi Tuban agar dapat memanfaatkan perkembangan teknologi," ujar Bupati Huda.

 

Kata dia, pemanfaatan teknologi ini agar dapat mendukung roda gerak perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terlebih, dapat diviralkan sehingga semua orang mengenal dan berkunjung ke Kabupaten Tuban.

 

Disisi lain, semua pimpinan OPD dapat bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat. Termasuk kalangan pelaku bisnis, karena angkah ini mendukung pengembangan bidang wirausaha dan masyarakat. Sedangkan, Keberhasilan yang diraih adalah wujud kerjasama kolektif dari semua pihak.

 

"Kami sampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan yang telah diberikan," tandasnya.

 

Bupati yang juga kader terbaik NU Tuban ini menambahkan, perayaan HJT ke-727 tetap meriah meski dilaksanakan pada masa pandemi Covid-19. Siaran langsung Resepsi Hari Jadi ke-727 Kabupaten Tuban disaksikan lebih dari 34 ribu penonton. Tak hanya itu, setiap rangkaian kegiatan HJT, baik panitia maupun peserta selalu mematuhui protokol kesehatan covid-19. Mulai dari mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak setiap kegiatan dan wajib menggunakan masker. Selain itu, siapapun yang terlibat dalam kegiatan rangkaian Hari Jadi Tuban maka diwajibkan selalu berkampanye tentang tatat prokes covid-19.

 

"Ikhtiar ini terus kami lakukan agat Kabupaten Tuban menjadi zona hijau," harap bupati dua periode ini.

 

Sementara itu, Kepala Diskoperindag Kabupaten Tuban, Agus Wijaya menyampaikan, kegiatan The Journey of Toeban ini sebagai wadah untuk motivasi kepada para pemuda dan UMKM. Kegiatan ini sengaja dipusatkan di Pendopo Krido Manunggal. Diharapkan, dapat memajukan ekonomi Tuban ditengah pandemi covid-19.

 

"Sengaja giat ini dipusatkan di pendopo agar semangat ekonominya muncul meski masa pandemi covid-19. Kami yang sebagai akomodir, berharap giat ini sebagai awal dari kebangkitan ekonomi di Kabupaten Tuban,"  papar Agus.(wan/ros)