Pencurian dan Penjambretan Mulai Gentayangan Jelang Lebaran

Maraknya tindak kriminalitas yang ada di Kabupaten Sidoarjo menjelang Lebaran, menjadi perhatian serius bagi masyarakat saat ini.

Pencurian dan Penjambretan Mulai Gentayangan Jelang Lebaran
Potret pelaku pencurian elpiji yang terekam kamera CCTV.

Sidoarjo, HARIANBANGSA.net - Maraknya tindak kriminalitas yang ada di Kabupaten Sidoarjo menjelang Lebaran, menjadi perhatian serius bagi masyarakat saat ini. Dalam kurun waktu satu minggu terakhir, banyak terjadi tindak kriminal di Kota Delta. Di antaranya pencurian elpiji dan penjambretan emas yang ada di Perumahan Citra Fajar Golf, Sidoarjo.

Kesemua aksi pelaku dari dua peristiwa tersebut, sempat terekam kamera CCTV yang terpasang di rumah warga.

Sukarni (48) warga Perumahan Citra Fajar Golf, Sidoarjo mengatakan, anaknya yang masih berusia 8 tahun menjadi sasaran penjambretan saat siang hari, Jumat (14/4) lalu.

"Pelakunya perempuan, pakai jilbab, naik sepeda motor Vario. Saat itu saya sedang Salat Jumat. Anak saya main di depan rumah tiba-tiba dipanggil sama dia. Saat dipanggil itulah kedua anting anak saya dirampas," ujar Sukarni.

Senada dengan Sukarni, Yosep warga yang hanya beda blok dengannya juga mengalami kejadian yang tidak mengenakkan dalam minggu ini. Pada Sabtu (15/4) kemarin, lima tabung elpiji ukuran 3kg raib digondol maling. Pelaku berhasil mengelabuhi korban dengan berpura-pura menjadi warga sekitar perumahan.

"Kejadiannya sekitar pukul 08.00 WIB. Dia ngakunya dari Blok H. Dia beli elpiji ukuran 3 kg sebanyak 5 buah. Setelah saya keluarkan, dia minta saya untuk mengantarkan galon 2 buah. Saya ke dalam panggil suami. Dia sudah langsung kabur lalu saya teriak," terangnya.

Ketua RT setempat saat ditemui membenarkan kejadian tersebut. Saat ini warganya diminta waspada dengan segala tindak kriminal yang ada. Selain itu, kasus penjambretan yang dialami anak Sukarni juga telah dilaporkan ke Polsek Kota Sidoarjo.

Kapolsek Kota Sidoarjo, Kompol I Komang Yuwandi Sastra saat dikonfirmasi membenarkan bahwa korban telah melapor ke kepolisian setempat. "Benar. Laporannya ada, sementara masih dalam proses," pungkasnya. (cat/rd)