Persiapkan Posyandu New Normal , Tim PPDM UMSIDA Lakukan Pendampingan Kader

Universitas Muhammadiyah Sidoarjo yang melakukan pendampingan kader Posyandu Desa Balong Tani bagaimana memulai adaptasi kebiasaan baru ini.

Persiapkan Posyandu New Normal , Tim PPDM UMSIDA Lakukan Pendampingan Kader

SIDOARJO, HARIANBANGSA.net - Di tengah situasi pandemi Covid-19 yang masih juga belum usai, Posyandu juga terdampak. Posyandu yang biasanya rutin dilaksanakan sebulan sekali menjadi tertunda. Ibu-ibu bayi yang memiliki anak balita berpikir dua kali jika harus keluar rumah, demikian pula kader kesehatan.  Hal ini juga dialami Posyandu Desa Balong Tani Kecamatan Jabon, Sidoarjo.

Kondisi wilayah Jabon dengan status zona merah membuat warga masih enggan untuk datang. Posyandu sendiri saat ini masih belum memiliki kesiapan yang matang untuk menghadapi New Normal seperti belum tersedianya wastafel tempat cuci tangan, belum memiliki APD, belum ada penataan ruang tunggu dan alur periksa, alur penimbangan dsb.

Menyikapi hal itu, Tim PPDM (Program Pengabdian Masyarakat Desa Mitra) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo yang melakukan pendampingan kader Posyandu Desa Balong Tani bagaimana memulai adaptasi kebiasaan baru ini. Program PPDM ini terlaksana atas dukungan dari Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan didanai Kemenristek BRIN Tahun Anggaran 2020. Kegiatan meliputi sosialisasi protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19, pemasangan poster dan banner kewaspadaan Covid-19 serta penyerahan beberapa perlengkapan APD untuk persiapan pembukaan Posyandu antara lain masker, faceshield, handsanitizer dan lainnya.

Mereka yang melakukan kegiatan persiapan Posyandu New Normal adalah para dosen UMSIDA yaitu Evi Rinata dari Program Studi S1 Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan selaku ketua Tim Abdimas, M. Suryawinata dari Informatika, Dewi Komalasari dari Manajemen dan Isna Fitria Agustina dari Administrasi Negara selaku anggota serta dibantu beberapa mahasiswa.

Ditemui Kamis(13/8) di lokasi, Ketua Tim PPDM UMSIDA, Evi Rinata mengatakan, kalau pengabdian masyarakat ini dilakukan secara berkala, dari bulan Maret sampai Agustus 2020. Namun dikarenakan kondisi pandemi yang belum benar-benar reda maka tim membatasi kunjungan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan saat harus bertemu dan berkoordinasi dengan Mitra. Komunikasi tetap dilakukan secara intensif melalui whatssapp dan telepon untuk memantau kondisi dilapangan.

Selain sosialisasi protokol dan adaptasi kebiasaan baru, tim juga membahas rencana pembuatan media promosi kesehatan dalam bentuk video Posyandu New Normal.

“Harapannya video tersebut nantinya bisa dicontoh oleh Posyandu lainnya yang masih belum buka sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat yang lebih luas,”ungkap M. Suryawinata yang juga anggota PPDM.

Untuk pelaksanaan Posyandu New Normal ini telah disusun dan disepakati beberapa aturan dan protokolnya sehingga nantinya semuanya bisa mematuhi. Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang biasanya selama ini diberikan dalam bentuk matang siap makan, selanjutnya akan diberikan dalam bentuk mentah dan dimasak sendiri oleh keluarga. (cat/ns)