Program Tilik Mburi Bakal Jadi Wisata Sejarah

Program Tilik Mburi yang digelar oleh Sidoalce yang berkolaborasi dengan Rumah Budaya Malik Ibrahim diharapkan bisa menjadi destinasi wisata baru berbasis sejarah di Kabupaten Sidoarjo.

Program Tilik Mburi Bakal Jadi Wisata Sejarah
Peserta Tilik Mburi mengunjungi PG Candi Baru.

Sidoarjo, HARIANBANGSA.net - Program Tilik Mburi yang digelar oleh Sidoalce yang berkolaborasi dengan Rumah Budaya Malik Ibrahim diharapkan bisa menjadi destinasi wisata baru berbasis sejarah di Kabupaten Sidoarjo.

Tilik Mburi chapter 2 mengajak peserta berkunjung ke Pabrik Gula (PG) Watoetulis di Kecamatan Prambon dan PG Candi Baru di Kecamatan Candi. Program Tilik Mburi Chapter 2 ini digelar pada Minggu (15/10) lalu.

Sebelumnya, Tilik Mburi Chapter 1 mengunjungi PG Toelangan di Kecamatan Tulangan. Program Tilik Mburi merupakan kegiatan yang dilakukan Sidoalce dengan masyarakat untuk bersama-sama belajar sejarah tentang pabrik gula di Sidoarjo, dengan melihat setiap sudut bangunan pabrik gula tersebut.

Founder Sidoalce Radhitya Probo RN menjelaskan, program Tilik Mburi yang mengunjungi lokasi bangunan pabrik gula tersebut mendapat sambutan tinggi dan cukup diminati masyarakat.

Masyarakat yang berminat mengikuti program Tilik Mburi ini membludak. Peserta program Tilik Mburi berasal Sidoarjo, Surabaya, Gresik, dan Malang. "Peserta juga datang dari Jogjakarta dan Solo," jelas Radhitya Probo RN, Sabtu (21/10).

Pria yang karib dipanggil Ditto ini menyebut, program Tilik Mburi ini bakal terus berlanjut. Ia berharap program Tilik Mburi menjadi langkah awal dan rintisan untuk menjadi sebuah destinasi wisata baru berbasis sejarah di Kota Delta.

"Ini bisa menjadi penyokong kepariwisataan yang sudah ada di Sidoarjo dan mampu menjadi daya tarik wisata agar wisatawan domestik mengunjungi Sidoarjo," pungkas Ditto. (sta/rd)