Pemkab Mojokerto Fokus Benahi Jalan di Perbatasan

Mendekati akhir tahun, sejumlah ruas jalan di tapal batas Kabupaten Mojokerto mulai tampak mulus.

Pemkab Mojokerto Fokus Benahi Jalan di Perbatasan
Betonisasi jalan Kejagan, Trowulan-Johowinong, Jombang.

Mojokerto, HARIANBANGSA.net - Mendekati akhir tahun, sejumlah ruas jalan di tapal batas Kabupaten Mojokerto mulai tampak mulus. Secara bertahap, pemerintah setempat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) membenahi infrastruktur jalan yang berbatasan dengan daerah lain.

Sekadar diketahui, wilayah Kabupaten Mojokerto berbagi batas wilayah dengan tujuh pemerintahan. Di sisi timur berbatasan dengan Kabupaten Sidoarjo dan Pasuruan. Di sisi selatan berbatasan dengan wilayah Malang. Sedangkan di sisi barat dan utara berbatasan dengan Kabupaten Jombang, Lamongan dan Gresik. Di tengah ada Kota Mojokerto.

Pemkab Mojokerto menggelontorkan anggaran hingga miliaran rupiah untuk rekonstruksi jalan tersebut. Pada 2022 lalu, Pemkab Mojokerto mengalokasikan anggaran Rp 30 miliar lebih untuk merampungkan peningkatan jalan di-13 titik di perbatasan daerah tersebut.

"Kalau jalannya bagus, masyarakat tentu akan bisa memanfaatkannya untuk berbagai kegiatan ekonomi. Dan tentunya anak-anak ketika bersekolah ketika memakai jalan ini akan lebih mudah dan menyenangkan, " kata Bupati Mojokerto, Ikfina Fatmawati dalam peresmian jalan Jatikulon, baru lalu.

Kepala DPUPR Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin dihubungi melalui Kepala Bidang Bina Marga Henri Surya menjelaskan, pihaknya masih fokus pada pembangunan infrastruktur di perbatasan.

Selain sebagai pemenuhan kebutuhan masyarakat hingga pelosok desa, dengan jalanan yang mulus dan lebar, secara otomatis akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.  "Salah satunya, proyek pelebaran jalan menuju standar ruas Kejagan, Trowulan-Johowinong, Jombang, " jelas Henri.

Untuk betonisasi sepanjang 1,83 km dengan lebar 5,5 meter, pemkab menganggarkan Rp 3,9 miliar.  "Semoga dengan jalan yang sudah mulus ini bisa meningkatkan perekonomian warga," pungkas Henri Surya. (yep/rd)