Siswa Smamda Dilatih Merawat Jenazah

Ratusan siswa SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo dilatih merawat jenazah saat mengikuti kegiatan Baitul Arqom, di gedung sekolah setempat, Jl Mojopahit Sidoarjo, Selasa (28/3).

Siswa Smamda Dilatih Merawat Jenazah
Siswa Smamda praktik merawat jenazah saat mengikuti Baitul Arqom, Selasa (28/3).

Sidoarjo, HARIANBANGSA.net - Ratusan siswa SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo dilatih merawat jenazah saat mengikuti kegiatan Baitul Arqom, di gedung sekolah setempat, Jl Mojopahit Sidoarjo, Selasa (28/3).

Saat praktik merawat jenazah ini, siswa kelas X itu dibagi per kelompok. Para siswa Smamda pun praktik merawat jenazah dengan bimbingan seorang guru pembimbing. Mulai dari tahap cara memandikan, mengafani, menyalatkan, hingga cara menguburkan jenazah.

Kepala Smamda Sidoarjo M Zainul Arifin menjelaskan, melalui kegiatan Baitul Arqom, pihaknya melakukan pengkaderan kepada siswa kelas X Smamda agar mengetahui tentang Al Islam dan Kemuhammadiyahan. "Dan salah satunya mengaplikasikan siswa bisa merawat jenazah," cetusnya.

Sehingga dengan memiliki ketrampilan tersebut, kata Zainul, pada saat ada keluarganya yang meninggal, siswa bersangkutan tidak lagi kesulitan untuk ikut merawat jenazah keluarganya tersebut.

Ditambahkan Zainul, selain keluarganya, siswa Smamda nantinya juga diharapkan bisa ikut membantu merawat jenazah di masyarakat. "Di Baitul Arqom ini, siswa juga berlatih gerakan salat yang sesuai dengan sunnah rasul," tandasnya.

Salah satu guru pembimbing, Nur Hasan Basri menambahkan, melalui pelatihan ini, siswa diharapkan tidak canggung dan berani ikut merawat jenazah saat orang tuanya maupun saudaranya meninggal dunia.

"Ketrampilan merawat jenazah ini penting bagi siswa," tandas guru pelajaran Al Islam dan Kemuhammadiyahan ini.

Salah satu siswa Smamda, Albin Putera Pramuditya mengatakan, praktik merawat jenazah ini sangat bermanfaat bagi dirinya dan teman-temannya. "Jika ada keluarga maupun kerabat yang meninggal, saya tidak kaget lagi dan bisa ikut merawat jenazah," ungkap siswa kelas X-7 ini. (sta/rd)