Ada Barang Bukti Lain Selain Penemuan 16 Peluru Tajam

Selain 16 peluru tajam aktif yang ditemukan di tanah kavling Perumahan Pesona Permata Ungu (PPU), Tempel, Sidoarjo, rupanya warga dan ketua RT setempat mengungkapkan bahwa ada beberapa barang bukti lain yang ditemukan di TKP.

Ada Barang Bukti Lain Selain Penemuan 16 Peluru Tajam
Lokasi penemuan peluru tajam dan barang bukti lainnya.

Sidoarjo, HARIANBANGSA.net - Selain 16 peluru tajam aktif yang ditemukan di tanah kavling Perumahan Pesona Permata Ungu (PPU), Tempel, Sidoarjo, rupanya warga dan ketua RT setempat mengungkapkan bahwa ada beberapa barang bukti lain yang ditemukan di TKP.

Saat ditemui Kamis (22/6),  Ketua RT 03 RW 06 Budi mengatakan bahwa ada beberapa sisa selongsong dan juga proyektil yang dibawa oleh pihak kepolisian. "Iya dibawa sekalian pas hari Minggu (18/6) itu," katanya.

Diketahui selain peluru tajam, ada juga tujuh butir selongsong, tiga buah proyektil peluru, dan dua slot amunisi. Budi berpendapat kemungkinan beberapa dari itu merupakan sisa dari peluru yang sempat meletus. "Tapi ledakan letusan itu tidak banyak hanya sekitar tiga," terangnya.

Sedangkan selongsong sendiri ada tujuh buah. Kemungkinan selongsong tersebut berasal dari peluru yang sudah digunakan.

Budi (53) mengatakan bahwa lokasi penemuan tersebut memang digunakan warga perumahan hingga kampung untuk membuang sampah atau tumpukan batu sisa.  "Tempat buang gragal dan di sana juga sering dibuat bakar-bakar. Memang saat kejadian ada yang sedang membakar sampah," katanya.

Kemungkinan api merembet dan memanaskan peluru tersebut hingga meledak beberapa kali.  Ketahuannya saat salah seorang warga bersepeda melewati TKP dan mendengar ledakan. Tidak hanya itu. Menurut ketua RT, warga tersebut merasakan ada sesuatu yang menghantam sepeda anginnya. "Ternyata proyektil itu," jelasnya.

Barulah akhirnya bersama warga yang lain lokasi tersebut dicek kembali dan benar saja ada belasan peluru tajam aktif dan barang bukti lainnya. "Kelihatannya ada warga sekitar sini yang buang di sana. Soalnya itu barangnya terkubur dalam," jelasnya.

Dari Informasi yang berhasil dihimpun, diketahui peluru tajam tersebut biasanya digunakan untuk senjata sergap TNI. Sementara itu, saat dikonfirmasi apakah sudah diketahui identitas pemilik peluru tersebut, Kasihumas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono masih belum bisa berkomentar.(cat/rd)