Bupati  Nganjuk Bagikan Santunan pada 1.000 Anak Yatim

"Saya sudah Intruksikan ke Sekda, 2021 semua anak yatim harus mendapatkan beasiswa," ujar Bupati Novi.

Bupati  Nganjuk Bagikan Santunan pada 1.000 Anak Yatim
Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat, memberikan santunan kepada anak yatim, dilanjutkan foto bersama anak yatim. foto: bambang dj/HARIAN BANGSA.

NGANJUK,  HARIANBANGSA.net - Pemberian santunan anak yatim merupakan agenda rutin agar bisa sedikit membantu, dimasa pandemi covid 19. Kegiatan yang di laksanakan di Pendopo Kabipaten Nganjuk dihadiri oleh Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat, Sekda M Yasin, Ketua PCNU Nganjuk, Ketua Lazis NU Peduli Subqan.

Kegiatan pemberian bantuan bekerja sama dengan Lazis NU peduli, KSP TAM Syariah, dan panti asuhan se Kabupaten Nganjuk. Bupati Novi mengatakan, bulan Muharam merupakan bulan baik untuk saling memberi, terutama kepada anak yatim piatu seperti yang dicontohkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.

"Saya sudah Intruksikan ke Sekda, 2021 semua anak yatim harus mendapatkan beasiswa," kata Novi, kepada HARIAN BANGSA, Minggi (13/09).

Menurut dia, pendidikan adalah hal terpenting dalam melangsungkan kehidupan, agar mereka bisa mendapatkan ilmu lebih baik. Pendidikan adalah hal yang mutlak untuk dijalani, agat mereka bisa mendapatkan kehidupan yang layak di masa depan.

"Saya tidak ingin mendengar lagi ada anak yang tidak bisa sekolah," tegasnya.

Pemerintah supaya proaktif mendata jika ada anak yatim yang baru, dan segera mendaftarka keprogram beasiswa ke dinas sosial. Jangan lagi ada selentingan maupun informasi, didapatkan anak yatim putus sekolah karena terbentur biyaya.

"Buat anak-anakku teruslah bersekolah, bekal utama yang paling mulia adalah ilmu", pintanya.

Dijelaskan, saat ini pemerintah akan selalu siap dan mendukung penuh guna memfasilitasi kebutuhan, baik dibidang pendidikan maupun pekerjaan bagi anak Yatim.

"Saya mohon berikan kesempatan pemerintah dalam berkontribusi dalam memberikan bantuan kepada anak yatim piatau yang seharusnya didapatkan," pungkas Novi.(bam/ns)