Mahasiswa Papua di IKHAC Disambangi Kapolres Mojokerto

Institut KH Abdul Chalim (IKHAC) merupakan cikal bakal universitas yang terlahir dari cita cita luhur untuk terwujudnya perguruan tinggi yang berskala internasional.

Mahasiswa Papua di IKHAC Disambangi Kapolres Mojokerto
Suasana keakraban antara AKBP Dony Alexander bersama para mahasiswa Papua.

Mojokerto, HARIAN BANGSA.net - Institut KH Abdul Chalim (IKHAC) merupakan cikal bakal universitas yang terlahir dari cita cita luhur untuk terwujudnya perguruan tinggi yang berskala internasional. Sejajar dengan Al Azhar di Mesir, Harvard di Amerika, dan Sorbonne di Perancis.

IkHAC telah banyak meraih segudang prestasi nasional maupun internasional. Setiap tahunnya menerima mahasiswa baru dari berbagai suku dan negara negara tetangga. Di antaranya para mahasiswa itu berasal dari Papua.

Keaneragaman suku para mahasiswa di IKHAC yang dipimpin oleh Muhammad Al Barra sebagai ketua Yayasan Amanatul Ummah tersebut, telah menjadi daya tarik sendiri bagi Polres Mojokerto. Mereka menyambangi mahasiswa Papua yang menimba ilmu di IKHAC.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander beserta jajarannya, melakukan silaturahmi dengan para mahasiswa asal Papua, Jumat (12/3). Para mahasiswa ini menuntut ilmu di IKHAC di Dusun Bendorejo, Desa Bendunganjati, Kecamatan Pacet. Dalam silaturahmi tersebut, nampak terlihat keakraban antara kapolres Mojokerto dengan para mahasiswa IKHAC asal Papua.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander menyampaikan ucapan terima kasih kepada para mahasiswa yang sudah lama menempuh belajar di IKHAC.

"Kami melihat kondisi mahasiswa Papua yang menempuh pendidikan di sini. Harapan saya semoga bisa belajar aman, tentram, serta hasil belajar dari sini bisa memajukan tanah Papua," kata Dony Alexander dalam sambutannya.

Menurut Dony, eratnya komunikasi dan kolaborasi bisa saling membantu memberikan informasi yang bisa memecah belah bangsa.

"Kita men-support kegiatan belajar mengajar. Apabila ada kendala apapun agar bisa menghubungi kami. Fokus belajar dengan baik dan nanti jika sudah selesai belajar kembali ke Papua. Menjadi orang sukses dan bisa memajukan Papua," terang Dony.

Sementara itu, perwakilan mahasiswa asal Papua Suroso mengucapkan terima kasih atas kunjungan kapolres Mojokerto berserta jajarannya. "Terima kasih atas luang waktu Bapak Kapolres serta kami bisa menjaga toleransi tanpa melihat hal-hal yang terjadi di luar sana," terangnya.

Mewakili mahasiswa asal Papua yang menuntut ilmu di Mojokerto, Suroso merasa bangga atas amanah yang sudah diberikan oleh Polres Mojokerto. "Kami di sini merasa senang karena Bapak Kapolres Mojokerto telah memberikan amanah dan kami akan menjaganya," tandasnya.

Dalam kesempatan tesebut, kapolres Mojokerto memberian bingkisan dan tali asih kepada perwakilan mahasiswa Papua.(ris/rd)