Pemkab Probolinggo Bagikan 450 Sembako ke Kaum Duafa

Acara itu tak hanya disuport sejumlah stakeholder dilingkungan Pemkab Probolinggo saja. Tetapi, hadir istri KH. Abdurrahman Wahid atau Gusdur yakni Hj. Shinta Nuriyah bersama beberapa pengurus Puan Amal Hayati.

Pemkab Probolinggo Bagikan 450 Sembako ke Kaum Duafa
Kegiatan saat buka puasa bersama Hj. Shinta Nuriyah Abdurahman Wahid dan Pj Bupati Ugas

Probolinggo, HB.net - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggelar acara dengan memberikan bantuan sembako kepada 450 kaum duafa di Kabupaten Probolinggo.

Acara itu tak hanya disuport sejumlah stakeholder dilingkungan Pemkab Probolinggo saja. Tetapi, hadir istri KH. Abdurrahman Wahid atau Gusdur yakni Hj. Shinta Nuriyah bersama beberapa pengurus Puan Amal Hayati.

Acara itu sendiri digelar dihalaman depan Kantor Bupati Probolinggo, Kamis (28/03/2024) sore dan dihadiri Pj Bupati, Ugas Irwanto, Pj Sekda, Heri Sulistiyanto, Ketua PKK, Rita Erik Susanti, Ketua Baznas, H. Muzammil, serta seluruh Kepala OPD dan tokoh masyarakat.

Acara yang dikemas dengan Buka Puasa ini juga menyalurkan paket sembako yang secara simbolis diserahkan langsung Pj Bupati Ugas kepada perwakilan tukang becak, nelayan, pemulung serta petani yang ada di Kabupaten Probolinggo.

Ratusan abang becak, pemulung, petani dan nelayan ini menerima paket sembako senilai Rp 150.000 per paketnya yang berisi beras, gula, minyak goreng, kopi, kecap, mie instan, kerupuk, biscuit dan teh. 

Pj Bupati Ugas Irwanto mengatakan pihaknya sangat menyambut baik seluruh kegiatan yang membawa manfaat atas masyarakat Kabupaten Probolinggo. Terutama, kegiatan seperti yang dilakukan saat ini.

"Terima kasih kepada Ibu Shinta Nuriyah yang hingga saat ini masih konsisten hadir ke Kabupaten Probolinggo. Kita sangat apresiasi dan menyambut baik seluruh bantuan dan support moral ibu dengan kegiatan positif ini," ujarnya.

Ugas juga menegaskan jika sambutan Nyai Shinta dapat memberikan dorongan agar terus hidup rukun, saling menghargai dan toleransi. "Artinya, kita harus menjaga, merawat persatuan dan kesatuan. Ditahun politik ini, kehadiran beliau membawa kesejukan dan sehingga membawa Kabupaten Probolinggo dapat mensejahterakan masyarakat," imbuhnya.

Hj. Shinta Nuriyah Abdurahman Wahid mengatakan pentingnya memupuk persatuan bangsa dengan keberagaman. Menurutnya, seluruh warga negara Indonesia adalah satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa.

"20 tahun kita sudah menggelar acara sahur bersama saat bulan ramadhan. Ini merupakan sebuah bentuk dukungan atas rasa saling menghargai antar umat beragama. Rasa saling memiliki, menghargai seantara kita sebangsa dan setanah air. Karena itu, kita harus rukun dan damai," ujarnya.

Ketua Baznas, H Ahmad Muzammil mengatakan, bantuan paket sembako ini diberikan dengan harapan para kaum dhuafa dari abang becak, pemulung, petani dan nelayan bisa menunaikan ibadah puasa dengan tenang karena kebutuhan pokoknya sudah terpenuhi.

“Penyaluran paket sembako ini bertujuan ingin membantu para kaum dhuafa dalam menghadapi bulan suci Ramadhan. Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan bentuk berbagi kebahagiaan bagi kaum dhuafa,” katanya.

Menurut Muzammil, penyaluran paket sembako ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Baznas Kabupaten Probolinggo untuk para kaum dhuafa di Kabupaten Probolinggo. “Mudah-mudahan ke depan perolehannya lebih meningkat sehingga jumlah penerimanya bisa bertambah,” terangnya. (ndi/diy)