Sharp dan SMAN 13 Surabaya Dukung Pengurangan Penggunaan Plastik

Sharp ingin berkontribusi lebih banyak pada bidang lingkungan, sosial, dan tata kelola (environment, social & governance/ESG).

Sharp dan SMAN 13 Surabaya Dukung Pengurangan Penggunaan Plastik
Pemberian kenang-kenangan dari manajemen PT Sharp Electronics Indonesia kepada Kepala SMAN 13 Surabaya Lazuardi Mulyanto.

Surabaya, HARIANBANGSA.net - Sharp ingin berkontribusi lebih banyak pada bidang lingkungan, sosial, dan tata kelola (environment, social & governance/ESG). Hal ini sesuai dengan misi dan visi perayaan hari jadinya yang ke-110 tahun.

Dalam kunjungan kegiatan Eco-Bition Road Show di Kota Surabaya, Sharp Indonesia menggelar program Corporate Social Responsibility (CSR), Sharp Eco-Bition Workshop di SMAN 13 Surabaya, Sabtu (25/2).

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian perayaan hari jadi Sharp Corporation ke 110 tahun. Kota Surabaya menjadi kota keempat yang dikunjungi Sharp Eco-Bition Workshop. Melalui program ini Sharp bertujuan untuk mengampanyekan pelestarian lingkungan dengan mengajak kaum muda untuk turut serta berpartisipasi secara aktif dalam menjaga bumi.

“Kami berharap melalui kegiatan ini akan meningkatkan kesadaran mereka untuk bijak dalam menggunakan plastik dan membiasakan mereka untuk membuang sampah pada tempatnya, serta  kreatif dalam mengelola sampah”, ungkap PR & Brand Communication Manager PT Sharp Electronics Indonesia Pandu Setio.

Mengangkat tema From Love Comes Green, Sharp Indonesia berkolaborasi dengan Kertabumi Recycling Center. Mereka mengajak para siswa belajar langsung bagaimana cara mendaur ulang sampah plastik menjadi barang yang memiliki nilai guna.

Sebelum melakukan praktek daur ulang sampah plastik, para peserta diajak untuk melakukan operasi semut. Yakni mengumpulkan sampah plastik di lingkungan sekolah untuk menerapkan kebiasaan dan memupuk kesadaran mereka akan gaya hidup hijau.

Sementara itu, Kepala SMAN 13 Surabaya Lazuardi Mulyanto mengatakan, jika kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa didiknya. ”Kami senang sekali dengan kehadiran PT Sharp Electronics Indonesia di sekolah kami. Kegiatan seperti ini memiliki dampak positif tidak hanya bagi siswa namun juga lingkungan sekolah,” jelasnya.

Dengan adanya acara ini, lanjut Lazuardi Mulyanto, telah terbentuk 48 anak yang menjadi pionir untuk mendaur ulang sampah. Nantinya bisa menularkan kemampuannya kepada 1042 siswa di SMAN 13 Surabaya. “Diharapkan juga bisa menyebar ke keluarga-keluarganya masing-masing,” ujarnya.

Sedangkan Senior Branch Manager Surabaya Hendry Santoso mengatakan, pihaknya siap untuk menggelar acara serupa dengan sekolah-sekolah lainnya. Ia mengaku senang bisa keliling ke sekolah-sekolah di Surabaya.

Dalam kesempatan ini Sharp menyerahkan mesin pencacah rumput dan produk elektronik kepada sekolah untuk digunakan sebagai penunjang kegiatan di sekolah.(rd)