Baznas Jatim Bagikan Paket Sembako dan Pawai Tarhib Bersama Ratusan Bunda Ojol

Ketua Baznas Jatim Prof KH Ali Maschan Moesa MSi menjelaskan, total sebanyak 1.200 paket sembako dan uang tunai yang disalurkan dalam acara tersebut. Rinciannya, sebanyak 750 paket diberikan kepada Bunda Ojol, sisanya diberikan kepada ibu-ibu pengajian masyarakat sekitar Masjid Islaic Center.

Baznas Jatim Bagikan Paket Sembako dan Pawai Tarhib Bersama Ratusan Bunda Ojol
Karo Kesra Setdaprov Jatim Imam Hidayat saat menyerahkan paket sembako didamping Ketua Baznas Jatim KH Ali Maschan Moesa serta para pimpinan Baznas lainnya.

Surabaya, HB.net - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Timur (Jatim) membagikan ribuan paket sembako kepada Bunda Ojol (Driver Ojek Online) dan ibu-ibu pengajian Masjid Islamic Center serta warga sekitar, Rabu (26/02/2025).

Acara bertajuk Marhaban Ya Ramadan 1446 H / 2025 M, Baznas Jatim Berbagi Kesejahteraan Bersama Kaum Duafa dan Bunda Ojol tersebut diawali dengan Pawai Tarhib Ramadan bersama ratusan Bunda Ojol yang dberangkatkan langsung oleh Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak.

Ketua Baznas Jatim Prof KH Ali Maschan Moesa MSi menjelaskan, total sebanyak 1.200 paket sembako dan uang tunai yang disalurkan dalam acara tersebut. Rinciannya, sebanyak 750 paket diberikan kepada Bunda Ojol, sisanya diberikan kepada ibu-ibu pengajian masyarakat sekitar Masjid Islaic Center.

"Setidaknya di awal Ramadan, mereka tidak kesulitan beli beras. Sedangkan untuk di akhir Ramadan, Ibu Gubernur (Khofifah Indar Parawansa) meminta untuk fokus memberikan bantuan kepada anak-anak yatim piatu," jelasnya.

"Akhir Ramadan, kita sudah menyiapkan agenda untuk menyantuni anak-anak yatim sebanyak 17.000 anak di seluruh Jatim," imbuhnya.

Penghasilan para driver ojol ini penghasilannya semakin lama bukannya bertambah, malah berkurang. Hal itu menurutnya semakin banyaknya driver ojol yang bermunculan.

"Kita tahu sendiri penghasilan ojol ini semakin lama bukan semakin banyak tapi malah sedikit, karena seamkin bertambahnya ojol. Perintah Ibu Gubernur para bunda ojol juga harus dipriorotaskan,"  tandasnya.

Karo Kesra Setdaprov Jatim Imam Hidayat mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Baznas Jatim kepada para Bunda Ojol. Karena, 80 persen dari para bunda ojol tersebut  adalah ibu rumah tangga yang single parent. "Jadi, mereka harus berjuang agar tercukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari bersama anak-anaknya," ujar Imam.

Tentunya, Pemprov dan Baznas Jatim menganggap hal tersebut sangat menyentuh rasa kemanusiaan dan bisa menjadi inspirasi semua orang.

"Ini luar biasa apa yang dilakukan oleh para Bunda Ojol ini, maka perlu kita dorong, kita bantu supaya mereka juga di momen menjelang bulan suci Ramadan yang tinggal menghitung hari ini, kita berharap mereka juga bisa menyambut dengan genbira," harapnya. (ari/diy)