Ciptakan Agen Perisai Tangguh dan Handal, BPJAMSOSTEK Blitar Gelar Pelatihan

“Pelatihan ini kita gelar untuk memberikan pembekalan kepada agen Penggerak Jaminan Sosial (Perisai). Kita berupaya membentuk karakter Perisai agar memiliki ketangguhan dan keandalan dalam melakukan sosialisasi jaminan sosial untuk para tenaga kerja” ungkap Agus Dwi Fitriyanto yang merupakan Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Blitar.

Ciptakan Agen Perisai Tangguh dan Handal, BPJAMSOSTEK Blitar Gelar Pelatihan

Blitar, HB.net – BPJS Ketenagakerjaan yang akrab dipanggil BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Blitar terus mengoptimalkan peran Penggerak Jaminan Sosial (Perisai). Diantaranya dengan menggelar pelatihan kepada seluruh agen Perisai di wilayah Kabupaten Blitar.

Keberadaan Perisai terbukti memberikan kontribusi yang luar biasa dalam peningkatan jumlah kepesertaan. Pelatihan ini diharapkan akan memperkuat fungsi dan peran di wilayah Kabupaten Blitar.

“Pelatihan ini kita gelar untuk memberikan pembekalan kepada agen Penggerak Jaminan Sosial (Perisai). Kita berupaya membentuk karakter Perisai agar memiliki ketangguhan dan keandalan dalam melakukan sosialisasi jaminan sosial untuk para tenaga kerja” ungkap Agus Dwi Fitriyanto yang merupakan Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Blitar.

Dikatakannya, berdasarkan evaluasi kinerja agen Perisai di Kabupaten Blitar sejauh ini cukup baik. Namun, SDM Perisai tetap harus ditingkatkan kualitasnya. Para agen Perisai tersebut bertugas menggaet peserta baru baik pekerja formal ataupun informal untuk bisa mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Mengingat luasnya wilayah kabupaten Blitar, perlu diwadahi dengan kanal-kanal pendaftaran dan pembayaran iuran BPJAMSOSTEK yang dekat dengan masyarakat pekerja. Hal ini diharapkan akan memudahkan peserta untuk mendapatkan layanan dari BPJAMSOSTEK” lanjut Agus.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan penyerahan secara simbolis manfaat jaminan kematian (JKM) sebesar Rp 42 juta kepada ahli waris peserta yang meninggal dunia. Dengan santunan diharapkan mampu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. (tri/ns)