Pembangunan Gedung Baru FKK ITS Dapat Dukungan Berbagai Pihak

Fakultas Kedokteran dan Kesehatan (FKK) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus berupaya meningkatkan kapasitasnya dalam mencetak tenaga medis berkualitas melalui pembangunan gedung baru.

Pembangunan Gedung Baru FKK ITS Dapat Dukungan Berbagai Pihak
Pimpinan dan mitra ITS dalam groundbreaking proyek pembangunan Gedung FKK ITS.

Surabaya, HARIANBANGSA.net - Fakultas Kedokteran dan Kesehatan (FKK) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus berupaya meningkatkan kapasitasnya dalam mencetak tenaga medis berkualitas melalui pembangunan gedung baru. Seremoni groundbreaking proyek ini berlangsung Jumat (14/2) di area sebelah Science Technopark ITS. Dukungan dari berbagai sektor diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan sehingga gedung ini segera dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Kota Surabaya Agus Imam Sonhaji menilai pembangunan ini sebagai langkah strategis dalam mencetak calon dokter masa depan. Menurutnya, fasilitas baru ini tidak hanya akan meningkatkan daya tampung mahasiswa kedokteran dan kesehatan, tetapi juga memperkuat potensi akademik di bidang tersebut.

Dengan adanya infrastruktur yang memadai, mahasiswa akan memiliki lingkungan belajar yang lebih optimal untuk mengembangkan kompetensi di dunia medis. Agus juga berharap pembangunan gedung ini dapat menjadi solusi dalam memenuhi kebutuhan tenaga medis yang kompeten dan profesional.

Menurutnya, tantangan di bidang kesehatan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan lebih banyak dokter yang terampil dan siap berkontribusi bagi masyarakat. “Kami berharap ini dapat menciptakan lebih banyak dokter yang terampil dan siap berkontribusi bagi negeri, khususnya dalam menjawab tantangan kesehatan yang terus berkembang,” ujarnya.

Dukungan serupa datang dari Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Sulistiawati yang menyambut baik langkah ITS dalam menyediakan fasilitas modern bagi mahasiswa. Sebagai institusi yang telah lama berkecimpung dalam pendidikan kedokteran, ia menilai pembangunan gedung baru ini sebagai bentuk keseriusan ITS dalam mengembangkan ilmu kedokteran.

Menurutnya, fasilitas yang memadai menjadi salah satu faktor utama dalam mencetak tenaga medis yang unggul dan berdaya saing tinggi. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar perguruan tinggi dalam mencetak dokter berkualitas, terutama dengan keunggulan ITS sebagai kampus berbasis teknologi.

Sinergi antara berbagai institusi pendidikan diharapkan mampu menciptakan lulusan dokter yang tidak hanya unggul dalam bidang medis, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi kesehatan. “Keunggulan masing-masing universitas bisa dikolaborasikan untuk menciptakan dokter masa depan yang adaptif dan kompeten, terutama dalam menghadapi tantangan industri kesehatan,” tuturnya.

Dukungan terhadap proyek ini juga disampaikan oleh Direktur RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto Sulaiman Rosyid. Sebagai rumah sakit pendidikan utama FKK ITS, ia melihat pembangunan gedung lima lantai ini sebagai bukti nyata komitmen ITS dalam mengembangkan pendidikan kedokteran.

Menurutnya, peningkatan fasilitas pendidikan sangat penting dalam menyiapkan calon dokter yang siap menghadapi berbagai tantangan medis di masa depan.Sulaiman berharap keberadaan gedung ini dapat menjadi sarana inovasi dan pengembangan ilmu kesehatan yang lebih maju.

Dengan adanya fasilitas modern dan lengkap, mahasiswa dapat lebih mudah mengakses berbagai sarana pembelajaran dan penelitian yang mendukung pengembangan kompetensi mereka. “Dengan adanya gedung ini, diharapkan semakin banyak tenaga medis berkualitas yang lahir dari ITS dan mampu memberikan kontribusi besar bagi dunia kesehatan di Indonesia,” harapnya.(rd)