Plt Bupati Timbul Intruksikan Seluruh Proker Pemkab Tak Rugikan Rakyat

Seperti halnya tata kelola jembatan kaca, Timbul meminta agar pengelolaannya dilakukan secara profesional. Sudah tidak ada lagi perusahaan daerah mengelola titipan. Kalau tidak professional dan merugikan pastinya tidak akan dilanjutkan.

Plt Bupati Timbul Intruksikan Seluruh Proker Pemkab Tak Rugikan Rakyat
Plt Bupati Timbul saat mengevaluasi program kerja bersama OPD agar tak merugikan rakyat.

Probolinggo, HB.net - Plt Bupati Probolinggo, Drs HA Timbul Prihanjoko meminta agar semua program yang ada di Kabupaten Probolinggo, terutama kerjasama yang melibatkan pihak lain tidak merugikan rakyat Kabupaten Probolinggo. Hal tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi tata kelola jembatan kaca, gerbang wisata Sukapura, TPA Regional, SPAM Probolajang (Probolinggo-Lumajang) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“Saya tidak akan menandatangani dokumen apapun baik surat dan lain sebagainya jika programnya merugikan masyarakat Kabupaten Probolinggo. Demikian pula jika ada perjanjian kerjasama yang tidak sesuai dengan kesepakatan maka akan kita tolak,” katanya.

Seperti halnya tata kelola jembatan kaca, Timbul meminta agar pengelolaannya dilakukan secara profesional. Sudah tidak ada lagi perusahaan daerah mengelola titipan. Kalau tidak professional dan merugikan pastinya tidak akan dilanjutkan.

Terkait dengan Gerbang Wisata Sukapura Timbul meminta kepada Kepala Bapelitbangda (Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah) dan OPD terkait untuk melakukan koordinasi dan pengawalan agar pelaksanaan pembangunan Gerbang Wisata Sukapura bisa direalisasi dengan baik.

“Dalam proses pembangunan Gerbang Wisata Sukapura tersebut tentunya ada beberapa bangunan rumah maupun pasar yang harus dipindah. Pada intinya semua sudah siap untuk dipindahkan. Secara umum manfaatnya nanti semacam rest area,” tegasnya.

Sehubungan dengan rencana TPA Regional di Desa Purut Kecamatan Lumbang, Timbul meminta Dinas Lingkungan Hidup melakukan pengawalan agar TPA Regional tidak memberatkan masyarakat dan APBD Kabupaten Probolinggo.

“Untuk TPA Regional ini kita semua sudah sepakat. Namun demikian, jangan sampai keberadaan TPA Regional ini merugikan masyarakat. Karena sebenarnya kita dirugikan oleh dampak lingkungan,” ujarnya.

Terkait dengan SPAM Probolajang, Plt Bupati Timbul menegaskan jangan sampai merugikan masyarakat sekitar. Jangan sampai debet air berkurang sehingga berdampak kepada sektor pertanian.

Kepada Direktur Perumdam Tirta Argapura dan Direktur Perusda Rengganis Plt Bupati Timbul meminta untuk berjiwa entrepreneur dan tidak selalu menggantungkan kepada APBD Kabupaten Probolinggo. “Untuk Perumdam Tirta Argapura silahkan untuk berupaya mencarikan solusi yang terbaik. Jika perlu regulasi nantinya akan kita fasilitasi. Untuk Perusda Rengganis, GOR Sasana Krida ini merupakan barometer dari keberadaan Kota Kraksaan. Oleh karena itu, GOR harus bagus sebagai jaminan dari Kota Kraksaan,” tambahnya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ahmad Hasyim Ashari menyampaikan, pengelolaan Jembatan Kaca akan dikelola menjadi satu dengan rest area dan akan diserahkan kepada Perusda Rengganis. (ndi/diy)