Sambut Bulan Ramadan, Khofifah Ingatkan Masyrakat Tak Lakukan Panic Buying

Sambut Bulan Ramadan, Khofifah Ingatkan Masyrakat Tak Lakukan Panic Buying
Hj. Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024. foto: istimewa.

 

Surabaya, HB.net - Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat untuk mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadan. Tidak hanya itu, Khofifah juga mengimbau masyarakat untuk tidak tergoda melakukan panic buying seperti yang sering dilakukan setiap menjelang bulan Ramadhan.

Sebab ditegaskannya bahwa jika ada  panic buying yang dilakukan masyarakat justru akan berdampak negatif pada ketersediaan bahan pokok di pasaran.

Gubernur Jatim periode 2019-2024 ini meyakini bahwa pemerintah provinsi Jatim bersama forkopimda akan melakukan monitoring dan  memastikan bahwa stok bahan pangan di Jatim aman. Sehingga tidak perlu ada kekhawatiran masyarakat yang memicu panic buying di pasaran.

“Saya yakin Pemerintah provinsi Jatim juga telah tegas mengatakan bahwa stok bahan pangan di Jatim aman jelang bulan Ramadhan hingga lebaran Idul Fitri. Bahkan stok untuk beras kondisinya aman hingga enam bulan. Sehingga masyarakat tidak perlu untuk panic buying, belanja persiapan ramadhan secukupnya dan jangan berlebihan,” tegas Khofifah, Rabu (6/3/2024).

Wanita yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU ini menegaskan bahwa adanya panic buying memicu gejolak di sistem pasar yang menganut sistem supply and demand. Ketika permintaan meningkat pesat akan berpengaruh pada supply. Dan jika supply berkurang maka harga akan naik. Sehingga penting menjaga untuk kondisi supply and demand tetap terkendali dan terjaga.

Tokoh Nahdliyin Inspiratif versi Forkom Jurnalis Nahdliyin ini membagikan tips untuk mempersiapkan diri menyambut bulan Ramadhan. Yang pertama adalah fisik yang fit. Dimana tubuh yang sehat adalah syarat utama untuk bisa melaksanakan ibadah bulan suci Ramadhan dengan lancar.

“Persiapan menyambut Ramadan yang terpenting adalah penyiapan fisik dan psikologis.  Pastikan kondisi badan bugar dan sehat. Karena bulan Ramadhan  membutuhkan fisik yang prima, mulai dari puasa, hingga tarawih membutuhkan badan yang sehat,” pungkas Khofifah. (mdr/ns)