Tujuh Pelaku Begal di 2 TKP Dibekuk Polisi
Pelaku begal dan curanmor yang dilakukan di dua tempat kejadian, yaitu Jalan Kapas Krampung, Simokerto, dan Jalan Ngagel Jaya, Gubeng, berhasil ditangkap oleh Polsek Gubeng dan Polsek Simokerto.

Surabaya, HARIANBANGSA.net - Pelaku begal dan curanmor yang dilakukan di dua tempat kejadian, yaitu Jalan Kapas Krampung, Simokerto, dan Jalan Ngagel Jaya, Gubeng, berhasil ditangkap oleh Polsek Gubeng dan Polsek Simokerto.
Jumlah pelaku total 8 orang. Enam pelaku berhasil ditangkap Polsek Simokerto dan 1 pelaku diamankan Polsek Gubeng. Sedangkan 1 orang sebagai penadah motor masih dalam pengejaran.
Semula Polsek Simokerto menangkap 3 pelaku, Jumat (2/8). Mereka adalah JW (22), WA (23) , MA (30). Kemudian dikembangkan dan berhasil menangkap 3 pelaku lain, yaitu SDY (28), MA (29), dan OS (17).
Keberhasilam penangkapan tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Simokerto Kompol Moh Irfan. “Kami telah melakukan penangkapan kepada komplotan pelaku curanmor. Satu masih DPO, yaitu penadah motor hasil pencurian dan perampasan,” ujarnya, Selasa (6/8).
Secara terpisah dati hasil penangkapan yang dilakukan oleh Polsek Simokerto, Kanit Reskrim Polsek Simokerto Ipda Royan juga memberikan keterangan. “Total komplotan pelaku ada 8 orang, 6 sudah kita tangkap dan kita masih memburu 1 pelaku lainnya, yaitu penadah motor hasil curian. Dan satu pelaku lain dari komplotan yang sama ditangkap oleh Polsek Gubeng,” ujarnya.
Sedangkan dari keterangan Kanit Reskrim Polsek Gubeng Iptu Sutrisno mengatakan, pihaknya telah mengamankan pelaku begal yang berperan sebagai pelaku utama, yaitu membawa sajam dan membacok korban.
“Pelaku ini panggilannya Sentolop, warga Tambaksari. Dia adalah pelaku pembacokan kepada korban bernama Rizky warga Bratang Gede yang di TKP Jalan Ngagel Jaya. Sedangkan dua pembacok lainnya diamankan Simokerto,” ujar Sutrisno singkat.
Keterangan tambahan juga kembali diungkapkan Ipda Royan tentang dua pelaku utama pembacokan di Jalan Ngagel Jaya. “Modus mereka setelah berhasil mendapatkan motor hasil curanmor atau rampasan, kemudian pelaku bernama Sentolop langsung menuju ke rumah penadah yang berada di Kecamatan Semampir,” tambah Royan.
“Saya telah diberitahu oleh Polsek Simokerto tentang berhasilnya menangkap pelaku pembacokan. Ada dua orang, yaitu kaos hitam dan merah yang melakukan pembacokan saya hapal dengan fisik pelaku yang membacok saya. Namun kata polisi untuk motor saya masih belum ketemu,” kata Rizky, salah satu korban.(yan/rd)