Vaksinasi Kodim Tuban, Sasar Pekerja Lingkungan Industri
Trayudi Darma, General Affair & Community Relations Manager SBI Pabrik Tuban mengatakan, kegiatan vaksinasi ini bertujuan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di lingkungan sekitar pabrik SBI Tuban.

Tuban, HB.net - Setelah sukses menggelar vaksinasi di makodim, kini Kodim 0811 Tuban telah menyasar di lingkungan industri. Vaksinasi kali ini menggandeng PT Solusi Bangun Indonesia yang merupakan bagian dari PT Semen Indonesia Group (SIG), Selasa (6/7).
"Vaksin kali ini menyasar di lingkungan industri dengan target 1.000 orang yang gelar di lingkungan Pabrik PT SBI,"ujar Dandim 0811 Tuban, Letkol Inf Viliala Romadhon.
Kata dia, sasaran vaksin diperuntukkan masyarakat sekitar pabrik, kontraktor dan keluarga karyawan SBI Pabrik Tuban. Mereka yang divaksin harus memenuhi syarat sehat tidak ada riwayat kesehatan khusus. Selanjutnya, belum pernah mendapatkan vaksinasi dari pemerintah serta berusia antara diatas 18 tahun.
"Alhamdulillah acaranya berjalan lancar dan warga sangat antusias sekali,"ungkapnya.
Sementara itu, Trayudi Darma, General Affair & Community Relations Manager SBI Pabrik Tuban mengatakan, kegiatan vaksinasi ini bertujuan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di lingkungan sekitar pabrik SBI Tuban. Melalui program vaksinasi ini, diharapkan para karyawan, kontraktor, dan masyarakat sekitar pabrik dapat beraktifitas dengan lebih produktif dan merasa aman.
"Yang pasti kami sangat bangga karena antusiasme masyarakat dna karyawan sungguh luar biasa,"timpalnya.
Ditempat yang sama, Dokter Perusahaan SBI Tuban, dr. Agus Sandra menyampaikan, vaksin ini sangat penting untuk menghindari penularan Covid-19. Orang yang telah divaksin memiliki resiko tertular lebih kecil jika dan memiliki efek yang berbeda.
"Seseorang yang sudah divaksin akan mengalami gejala yang lebih ringan jika terpapar Covid-19,”terang Agus.
Ia menambahkan walaupun sudah divaksin, sebaiknya seluruh masyarakat harus tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Karena vaksinasi bukan merupakan suatu jaminan bahwa tidak akan tertular Covid-19.
"Tetap mematuhi prokes di mana saja, agar kita tidak tertular," imbau dia.(wan/ns)