Zikir Jadi Penenang Hati Umat
Calon Gubernur Jawa Timur Terpilih Khofifah Indar Parawansa, hadir dalam acara launching Majelis Dzikir Ahbabul Mustofa al-Hasani di Desa Karanganyar, Ketapang, Kabupaten Sampang, pada Sabtu malam (29/12).

Sampang, HARIANBANGSA.net - Calon Gubernur Jawa Timur Terpilih Khofifah Indar Parawansa, hadir dalam acara launching Majelis Dzikir Ahbabul Mustofa al-Hasani di Desa Karanganyar, Ketapang, Kabupaten Sampang, pada Sabtu malam (29/12).
Dihadiri oleh seribu masyarakat Sampang, kegiatan ini kental dengan nuansa mempererat ukhuwah dan memberikan ketenangan hati dan pikiran melalui dzikir dan saalawat bersama.
Dalam sambutannya, Khofifah mengapresiasi pendirian majelis zikir ini, yang dianggapnya memiliki peran penting dalam menenangkan hati umat dan masyarakat di tengah berbagai tantangan kehidupan. “Hari-hari ini, teman saya yang memiliki klinik kesehatan mental bercerita bahwa jumlah pasiennya meningkat signifikan. Banyak orang yang merasa bingung dan galau, dan tidak ketemu jawaban solusinya,” kata Khofifah.
Khofifah menjelaskan, jika seseorang panduannya adalah kiai dan bu nyai, maka ketika menghadapi kekalutan pikiran dan hati, maka akan sowan kiai - bu nyai biasanya ditemukan solusi berupa zikir dan zikir.
Dengan hati yang tenang melalui zikir, seseorang akan lebih mampu menatap masa depan dengan pikiran yang jernih. “Semakin banyak majelis dzikir seperti ini, maka semakin berkurang beban yang harus dihadapi oleh para psikolog dan psikiater. Semoga kegiatan ini dapat menjadi penenang bagi kehidupan umat,” lanjutnya.
Dengan kondisi umat yang hati dan pikirannya tenang, maka kondusivitas akan terjaga, dan pembangunan akan berlangsung dengan lancar.
Tidak hanya itu, dalam acara tersebut, Khofifah juga menyampaikan bahwa Syekh Afifuddin Al Jailani secara reguler dua bulan sekali di Masjid Nasional Al Akbar menyampaikan pencerahan tentang pentingnya kedalaman agama dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
“Beliau secara istiqamah menyampaikan tema My Religion, My Morality untuk mengingatkan kita bahwa agama dan akhlak harus berjalan seiring,” ujar Khofifah.
Untuk itu, ia mengajak masyarakat Sampang yang ingin bergabung dalam majelis ini untuk ikut bersama-sama mengikuti pengajian yang dipimpin langsung oleh pemangku makbaroh Syekh Abdul Qadir Jailani di Baghdad tersebut.
Sementara itu, Pembina Majelis Dzikir Ahbabul Mustofa al-Hasani, Kiai Aliyadi Mustofa, menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran Khofifah dalam acara tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ibu Khofifah di tengah-tengah kami. Meskipun jauh dan di pelosok desa, beliau menyempatkan diri untuk hadir dan memberikan dukungan untuk majelis dzikir ini,” kata Kiai Aliyadi.
Dikatakannya, Majelis Dzikir Ahbabul Mustofa al Hasani ini rencananya akan diadakan setiap bulan sekali, di akhir bulan Hijriah, dan terbuka untuk umum. Tujuannya adalah untuk mengharapkan ridha Allah SWT. “Kami berharap setiap bulan semakin banyak jamaah yang bergabung, dengan harapan dapat terus mempererat tali silaturahmi dan menguatkan iman melalui dzikir bersama,” tambah Kiai Aliyadi.(dev/rd)