Communication in 101 Ways: Menggali Potensi Remaja Melalui Seni dan Komunikasi

Pada minggu ketiga, fokus kegiatan beralih ke pembuatan konten pada media sosial dan keterampilan video editing.

Communication in 101 Ways: Menggali Potensi Remaja Melalui Seni dan Komunikasi

Surabaya, HB.net - Sanggar Merah Merdeka (SMM) menjadi saksi pelaksanaan kegiatan "Communication in 101 Ways", acara yang menghadirkan serangkaian kegiatan komunikasi dan seni bagi remaja.  Acara digelar empat minggu ini bertujuan untuk membuka peluang remaja dalam mengembangkan potensi mereka melalui berbagai bentuk komunikasi dan seni.

“Kegiatan dimulai dengan pertemuan rutin selama dua kali dalam satu minggu, yang memperkenalkan materi public speaking dan Master of Ceremony (MC) kepada peserta oleh pengajar berpengalaman seperti Nadya Josephine Kurniawan, Nurhalida Khumairoh, dan Aaron Gojono. Materi disampaikan dengan tujuan memberikan pedoman kepada remaja agar tetap memiliki landasan ketika melaksanakan tugas-tugas yang diberikan,” ujar Muhammad Ulil Albab mahasiswa Fikom Universitas Ciputra (UC) yang menjadi partern SMM dalam kegiatan tersebut.

Pada minggu ketiga, fokus kegiatan beralih ke pembuatan konten pada media sosial dan keterampilan video editing. Wahyu Dwie Septa dan Rizky Maulana, sebagai pengajar materi ini, memberikan pengetahuan kepada peserta tentang cara membuat konten yang memiliki nilai dan daya tarik.

Puncak dari acara ini terjadi pada minggu keempat, di mana dilaksanakan persiapan untuk pentas seni. Persiapan mencakup penampilan oleh peserta, termasuk MC dan pengisi acara yang diambil langsung dari peserta yang telah mendapatkan pembekalan sebelumnya. Ruang Sanggar Merah Merdeka (SMM) juga dihiasi untuk menciptakan atmosfer yang sesuai dengan tema seni yang sedang digelar.

“Hari Sabtu pada minggu terakhir menjadi momen penting, di mana dilakukan pengadaan pentas seni oleh peserta. Selain penampilan seni, juga diadakan lomba video editing dan konten terkait pentas seni. Peserta lomba ini juga merupakan peserta yang telah mendapatkan pembekalan sebelumnya,” tambah dia.

Nadya Josephine Kurniawan, Nurhalida Khumairoh, Aaron Gojono, Wahyu Dwie Septa, dan Rizky Maulana, para pengajar yang telah membimbing peserta dengan penuh dedikasi, menyaksikan hasil dari upaya keras para remaja dalam mengimplementasikan materi yang telah mereka pahami.

Acara ini tidak hanya memberikan wadah bagi remaja untuk mengasah keterampilan komunikasi dan seni mereka, tetapi juga memberikan apresiasi melalui lomba video editing dan konten terbaik. Pemenang lomba akan mendapatkan hadiah sebagai bentuk penghargaan atas kreativitas dan dedikasi mereka.

Communication in 101 Ways tidak hanya sekadar kegiatan, tetapi merupakan perjalanan pembelajaran dan pengembangan diri bagi para remaja. Sebuah langkah yang positif dalam membangun generasi muda yang kreatif, berkomunikasi dengan baik, dan mampu mengapresiasi seni. (*)