Dari Story Instagram, Siswi Banjarmasin Raih Prestasi di Defotion

Perhelatan lomba Defotion 2024 yang diselenggarakan pada Kamis (25/7) lalu meninggalkan beberapa cerita yang menarik.

Dari Story Instagram, Siswi Banjarmasin Raih Prestasi di Defotion
Kirani Shareen Assyifa menyabet juara 3 di lomba Defotion 2024

Surabaya, HARIANBANGSA.net - Perhelatan lomba Defotion 2024 yang diselenggarakan pada Kamis (25/7) lalu meninggalkan beberapa cerita yang menarik. Salah satunya adalah kisah dari salah satu peserta  yang bernama Kirani Shareen Assyifa.

Kesungguhan Kirani dalam mengikuti lomba ini tidak dapat dipungkiri. Pasalnya, ia datang jauh-jauh dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan untuk menghadiri Defotion secara offline di Universitas Dinamika (Stikom Surabaya). Defotion sendiri adalah sebuah lomba poster tingkat nasional antar-SMA, SMK, dan MA yang diadakan tiap tahun oleh Bagian Kemahasiswaan Universitas Dinamika.

Siswi yang duduk di bangku kelas 12 tersebut menceritakan awal mula ia mendapat informasi lomba Defotion 2024 tersebut. ‘Ini bermula dari keluh kesah saya di Instagram yang saat itu merasa bosan karena sedang liburan, dan kebetulan saya juga baru saja mengikuti lomba poster lainnya,” tandasnya, Minggu (18/8).

Kirani menjelaskan bahwa di story Instagram-nya, ia menanyakan informasi lomba poster yang bisa ia ikuti untuk mengisi kekosongan waktu selama liburan. “Dari situ, teman saya membalas story saya dan memberikan link pengumuman lomba Defotion ini. Tanpa berlama-lama, saat itu saya langsung mendaftar karena ingin mencari aktivitas,” katanya sambil tertawa.

Siswi yang akrab dipanggil Kira tersebut membuat sebuah poster sesuai tema yang ditetapkan, yaitu Pancasila sebagai Sumber Merdeka Belajar. Di posternya, Kira ingin menyampaikan bahwa generasi muda saat ini bisa mengekspresikan diri mereka dengan tetap mengamalkan pancasila.

“Sebelum membuat posternya, saya melakukan brainstorming ide. Saya bertanya ke teman-teman sekelas saya untuk bertanya pendapat mereka tentang kurikulum merdeka, karena kebetulan angkatan saya menjadi angkatan pertama yang merasakan kurikulum merdeka,” ucap siswi asal SMA Negeri 7 Banjarmasin tersebut.

Dengan menghabiskan waktu kurang lebih satu bulan brainstorming, ia pun berhasil menyelesaikan posternya dalam waktu satu hari saja. Kira kemudian mengungkapkan alasannya mengapa ia rela datang jauh-jauh dari Banjarmasin ke Surabaya untuk menghadiri Defotion 2024.

Kedatangan Kira ke Surabaya, tepatnya di Universitas Dinamika, membuahkan hasil. Ia berhasil menyabet juara 3 di lomba Defotion 2024. Atas prestasinya, ia memperoleh beasiswa pendidikan di Universitas Dinamika berupa bebas biaya uang gedung dan SPP 100 persen. “Saya merasa bangga sekaligus tidak menyangka dengan diri sendiri, karena saya awalnya hanya iseng untuk mengisi kekosongan waktu liburan saya, tapi ternyata dapat meraih juara,” tegasnya.

Selain Defotion, siswi yang bercita-cita menjadi seorang dokter tersebut sudah berkali-kali mengikuti lomba poster lainnya. Tidak sedikit ia berhasil meraih juara di lomba- lomba tersebut. Dengan hobi Kira yang berupa menggambar, ia menjadi merasa refreshed.(rd)