Diduga Rebutan LC, Dua Kelompok Pemuda Bentrok

Aksi pengeroyokan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Minggu (28/7) pukul 03.00 WIB.

Diduga Rebutan LC, Dua Kelompok Pemuda Bentrok
Kondisi korban pengeroyokan sebelum dilarikan ke RSU Soewandi.

Surabaya, HARIANBANGSA.net - Aksi pengeroyokan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Minggu (28/7) pukul 03.00 WIB. Peristiwa ini terjadi di depan SDN Asem Rowo, Jalan Asem Raya, bersebelahan dengan Polsek Asem Rowo dan Kantor Kecamatan Asem Rowo.

Selama aksi pengeroyokan berhasil terkam CCTV Alfamart di Jalan Asem Raya. Dari CCTV berdurasi 30 detik tersebut terlihat dari arah berlawanan diketahui ada dua kelompok menggunakan kendaraan bermotor.

Dari Selatan menuju Timur terdapat 3 motor dengan jumlah 6 pria dan 2 perempuan. Sedangkan dari arah sebaliknya, Timur ke Selatan terdapat hampir 20 pemuda menggunakan motor.  Tiba tiba gerombolan 20 pemuda mengadang 3 motor atau 8 pemuda dari arah yang berbeda.

20 pemuda secara spontan melakukan pemukulan kepada 6 pemuda. Sedangkan 2 perempuan, salah satunya sempat dibawa lari oleh kelompok 20 pemuda. Hal itu dijelaskan oleh Kasi Trantib Kecamatan Asem Rowo Supangat.

“Jadi pemuda yang membawa 2 wanita ini dikeroyok oleh 20 pemuda dari lawan. Akibat pengeroyokan 3 pemuda memgalami luka luka dan harus dilarikan ke RSU Soewandi,” ujarnya, Senin (29/7).

Menurunya, pihak Kecamatan Asem Rowo sedang patroli keliling. Terlihat ada gerombolan sedang saling pukul. “Saat kami menuju lokasi terlihat gerombolan berjumlah besar lantas membubarkan diri. Sedangkan dua perempuan yang awalnya ikut kelompok korban, ternyata tinggal satu karena satunya dibawa oleh gerombolan 20 pemuda,”  tambah Supangat.

Setelah gerombolan besar meninggalkan tempat lokasi, pihak Trantib Kecamatan Asem Rowo melihat ada 3 pemuda sedang tergeletak mengalami luka luka. “Jadi 3 pemuda yang tidak terluka  meminta bantuan kepada kami karena 3 temannya mengalami luka-luka,” tambahnya.

Sedangkan dari penyebab pengeroyokan, pihak Trantib Kecamatan Asem Rowo pihaknya tidak mengetahui. “Kelanjutannya para korban dilakukan pemeriksaan di Polsek Asem Rowo. Korban dilarikan ke RSU Soewandi dan korban lainnya diperiksa menjadi saksi,” tutup Supangat.

Saat dikonfirmasi ke Kanit Reskrim Polsek Asem Rowo Iptu Agung membenarkan adanya kejadian tersebut. Dari keterangan teman korban bahwa 6 pemuda adakah warga Menganti, Gresik.

“Mereka setelah berpesta miras dari Cafe Heaven di Jalan Tidar kemudian saat pulang membonceng 2 ladies companion (LC) yang kebetulan rumahnya di Menganti. Saat melintas di depan SDN Jalan Asem Raya, tiba tiba dihentikan oleh gerombolan 20 orang,” ujat Agung.

Saat ditanya apakah antara korban dan pelaku saling mengenal atau tidak dan apa motifnya, pihak Polsek Asem Rowo masih mendalami. “Jadi dari saksi yang kami periksa mereka tidak mengenal gerombolan pelaku. Tiba-tiba saja diserang. Apakah terkait asmara atau hal lain masih kita dalami. Sedangkan untuk 3 korban pemuda hari ini sudah bisa pulang ke rumahnya,” tambah Agung.(yan/rd)