Disporapar Gelar Rakor Menuju 100 Desa Wisata dan 100 Event
Kepala Disporapar, Heri Mulyadi mengatakan pihaknya telah menggelar Rakor sebagai bentuk dukungan atas program andalan Bupati terpilih Gus Haris dan Ra Fahmi atas program 100 desa wisata dan 100 event.

Probolinggo, HB.net - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) mulai menjajaki program Sae Pariwisata yang menjadi visi dan misi Program Bupati terpilih, Gus Haris dan Ra Fahmi.
Hal ini dibuktikan dengan Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar Disporapar bersama OPD terkait dan Camat yang ada di Kabupaten Probolinggo melalui peta jalan menuju 100 desa wisata dan 100 event.
Rakor dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Yuwono Prasetijo dan juga dihadiri Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum, Hari Tjahyono, beberapa Kepala OPD serta Camat yang ada dilingkungan Pemkab setempat.
Kepala Disporapar, Heri Mulyadi mengatakan pihaknya telah menggelar Rakor sebagai bentuk dukungan atas program andalan Bupati terpilih Gus Haris dan Ra Fahmi atas program 100 desa wisata dan 100 event.
"Kita dukung program sae pariwisata dengan mengundang seluruh Camat agar mengisi kusioner melalui link yang sudah kota siapkan agar self assement desanya atas potensi wisata yang ada disana," ujar Heri Mulyadi kepada wartawan Bangsaonline.com, Kamis (30/01/2025).
Untuk mendukung program itu, mantan Plt Kadiskominfo ini menjelaskan jika seluruh Camat juga harus mendata program dan Kegiatan OPD serta Camat yang bisa dijadikan Event dengan tujuan bisa mendatangkan wisatawan atau pengunjung.
"Kita sudah intruksikan agar OPD dan Camat bisa mendata kegiatan yang berpotensi dapat diterima masyarakat dan bisa mendatangkan pengunjung," terangnya.
Karenanya, pihaknya berharap agar semua OPD dan Camat dapat mendukung program sae pariwisata itu dengan maksud untuk peningkatan produk ekonomi lokal.
"Tujuan terbentuknya desa wisata dan event diantaranya adalah peningkatan produk ekonomi lokal, perluasan lapangan pekerjaan atau sumber pendapatan baru bagi masyarakat serta memberikan pilihan bagi wisatawan untuk menikmati alam terbuka dan pengalaman Berwisata di tengah kehidupan masyarakat pedesaan, meningkatkan partisipasi secara aktif dalam pengelolaan sumber daya alam ataupun SDM dan juga meningkatkan infrastruktur desa," terangnya.
Heri berharap tanggal 5 Februari mendatang seluruh potensi desa wisata dan event sudah bisa terkumpul dan akan di kurasi untuk tahapan selanjutnya. (ndi/diy)