Hasil Scoring Draw, 10 Bacakades Ikuti Tes Tulis

Seleksi tambahan tes tulis ini dilaksanakan oleh panitia pemilihan (panlih) desa dan dilaksanakan di satu tempat agar lebih fokus dan tidak terpisah-pisah. Sementara untuk soal tes tulisnya disiapkan oleh panitia kabupaten (pankab).

Hasil Scoring Draw, 10 Bacakades Ikuti Tes Tulis
Penyerahan hasil ujian tes tulis kepada salah satu bacakades secara simbolis.

Probolinggo, HB.net - Sebanyak 10 bakal calon kepala desa (bacakades) dari 4 desa di 4 kecamatan yang mempunyai skor sama hasil pemeringkatan mengikuti seleksi tambahan tes tulis di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo.

Ke-10 bacakades tersebut diantaranya Makmur Hidayat, Ugik Arie Harminto, Rizki Jayantika, Dadung Bimantoro, Muhammad Walid Al M, Abu Amal, Heriyanto, Mohammad Husni, Irvan Rangga Pamungkas dan Dzackirendy Springfield.

Seleksi tambahan tes tulis ini dilaksanakan oleh panitia pemilihan (panlih) desa dan dilaksanakan di satu tempat agar lebih fokus dan tidak terpisah-pisah. Sementara untuk soal tes tulisnya disiapkan oleh panitia kabupaten (pankab).

Ke-10 bacakades mengerjakan 50 soal selama 90 menit. Soal-soal yang berasal dari Forkopimda dan seluruh pankab ini memuat tentang pengetahuan umum, pemerintahan desa, Covid-19, budaya dan matematika.

Dari hasil tes tulis ini, bacakades dari Desa Sebaung Makmur Hidayat memperoleh nilai 56, Ugik Arie 72, dari Desa Selogudig Wetan, Rizki Jayantika 60, Dadung Bimantoro 66 dan Muhammad Walid Al M tidak memperoleh nilai karena tidak hadir, bacakades dari Desa Pakuniran Abu Amal 100 dan Heriyanto 70 serta dari Desa Sumberkedawung Mohammad Husni 82, Irvan Rangga Pamungkas 80 dan Dzackirendy Springfield 72.

Asisten Pemerintahan dan Kesra, Heri Sulistyanto mengatakan seleksi tambahan tes tulis ini merupakan ranah panlih desa. Pemkab Probolinggo hanya memfasilitasi tempat dan soal ujian. Hal ini dilakukan supaya pengamanan dan lainnya bisa fokus dan tidak berpencar-pencar di beberapa desa.

“Soal ujian sudah kita siapkan sesuai arahan Forkopimda. Forkopimda juga kita mintai untuk memberikan tambahan soal ujian. Alhamdulillah, semuanya berjalan secara lancar dan tuntas. Sekali lagi ini tetap penyelenggaranya adalah panlih desa. Kami hanya memfasilitasi penyediaan tempat dan soal ujian,” katanya.

Diharapkan, pelaksanaan Pilkades ini betul-betul dapat dilaksanakan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku. Selain itu tidak ada dinamika yang mengganggu pelaksanaan pilkades. “Insya Allah masyarakat sudah terbiasa karena ada pembelajaran politik. Mari bersama-sama sukseskan pilkades serentak di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (ndi/diy)