Jelang Tutup Tahun 2021, BPN Blitar Serahkan 62 Sertipikat Aset PLN

General Manager PLN UIP JBTB, Djarot Hutabri, EBS menyampaikan terima kasih pada Kantah BPN Blitar atas sinergi yang tercipta dengan baik PLN UIP JBTB.

Jelang Tutup Tahun 2021, BPN Blitar Serahkan 62 Sertipikat Aset PLN
BPN Kabupaten Blitar ketika menyerahkan sertipikat pada PLN.

Blitar, HB.net – Menjelang tutup tahun 2021, Kantor Pertanahan (Kantah) Blitar serahkan 62 Sertipikat Aset Tanah milik PLN UIP JBTB dari 98 persil. Jumlah ini merupakan jumlah sertipikat yang berhasil diserahkan Kantor Pertanahan Blitar kepada PT PLN (Persero) UIP JBTB sepanjang tahun 2021. Penyerahan sertipikat dilakukan Rabu (29/12) lalu.

General Manager PLN UIP JBTB, Djarot Hutabri, EBS menyampaikan terima kasih pada Kantah BPN Blitar atas sinergi yang tercipta dengan baik PLN UIP JBTB dalam melakukan sertipikasi aset khususnya sertipikasi SUTT 150 kV New Kediri-New Tulungagung-New Wlingi, sehingga pengamanan aset dapat berlangsung dengan lancar dan selalu berproses menuju 100 persen.

Djarot juga menuturkan, PLN sangat terbantu dengan kemudahan berkomunikasi dengan Kantor Pertanahan Blitar. Walaupun kondisi pandemi, Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan PLN tetap dapat menghasilkan sertipikat aset secara optimal.

"Pandemi tentunya memiliki banyak hambatan dalam proses penyelesaian pengamanan aset di lapangan, namun dengan kerjasama yang baik serta kerja cerdas bersama antar BPN dan PLN sehingga proses dapat berjalan lancar dengan hasil yang optimal,” ujarnya.

Kepala Kantor Pertanahan BPN Blitar, Dadang mengungkapkan, pihaknya akan  terus mendukung PLN dalam melakukan percepatan sertifikasi aset yang juga berarti penyelamatan aset negara.

"Kami sangat mengapresiasi kerja sama PLN dengan BPN dalam upaya penyelesaian Sertifikasi Aset Negara. Seperti kami ungkapkan sebelumnya, upaya maksimal dari tim BPN menyelesaikan seluruh target yang telah ditetapkan sampai batas waktu yang telah ditentukan. Kami mendukung dan akan berupaya untuk selalu bersinergi dalam percepatan sertipikasi, terutama dalam hal ini aset Negara," ungkapnya.

Pihaknya juga menambahkan, akan terus membantu PLN untuk menyelesaikan target sertipikasi aset-aset tanah PLN sampai tercapai 100 persen. (diy/ns)