Pj Bupati Ugas Mulai Siapkan Program 100 Hari Kerja Bupati Terpilih
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ugas Irwanto dan dihadiri seluruh Kepala OPD yang ada dilingkungan Pemkab setempat.

Probolinggo, HB.net - Meski Bupati terpilih, Gus Haris dan Ra Fahmi belum dilantik. Saat ini Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Pj Bupati, Ugas Irwanto mulai melakukan penataan program 100 hari kerja.
Hal ini dibuktikan dengan digelarnya Rakor pembahasan percepatan program 100 hari Bupati Probolinggo di ruang pertemuan Argopuro Kantor Bupati Probolinggo, Selasa (14/1/2025).
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ugas Irwanto dan dihadiri seluruh Kepala OPD yang ada dilingkungan Pemkab setempat.
Ugas Irwanto mengatakan pentingnya penyelarasan visi, misi dan prioritas program Bupati dengan dokumen perencanaan daerah seperti RPJMD 2025-2029, RKPD Kabupaten Probolinggo serta Renstra dan Renja Perangkat Daerah, KUA PPAS dan APBD. Program-program prioritas yang telah disusun harus menjadi landasan dalam perencanaan anggaran dan pembangunan daerah.
“Visi, misi dan program prioritas Bupati harus diakomodir dengan baik dalam perencanaan daerah, baik dalam RPJMD maupun dalam dokumen lainnya seperti KUA-PPAS dan APBD. Semua perangkat daerah harus berkolaborasi untuk mewujudkan sinergitas dalam implementasi program-program SAE (Sejahtera, Amanah-religius dan Eksis berdaya saing) ini,” ujarnya.
Ugas menekankan pentingnya komitmen Kepala Daerah yang harus diwujudkan oleh Seluruh Perangkat Daerah secara kolaboratif. Sinergitas antara OPD dan Camat di seluruh Kabupaten Probolinggo menjadi kunci untuk mencapainya. Sangat penting adanya peran dari CSR (Coorporate Social Responsibility) dalam mendukung program pembangunan, baik dari perusahaan dalam Kabupaten Probolinggo maupun dari luar daerah.
“Selain mengoptimalkan APBD, kita juga perlu menggali potensi dana dari sumber lain seperti APBD Provinsi, APBN dan CSR. Ini adalah langkah penting untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Probolinggo,” jelasnya.
Salah satu fokus utama dalam 100 hari pertama adalah program Wajah Baru Kota Kraksaan yang bertujuan untuk mempercantik dan meningkatkan infrastruktur di pusat pemerintahan Kabupaten Probolinggo. Untuk itu, pentingnya sinergi antara semua pihak, termasuk antara perangkat daerah dan masyarakat.
“Program Wajah Baru Kota Kraksaan harus melibatkan kerja tim yang solid. Kami harus menghindari ego sektoral dan bekerja bersama untuk mencapai hasil yang optimal,” terangnya.
Pj Bupati Ugas menegaskan pentingnya penyelarasan dokumen perencanaan di tingkat desa dengan perencanaan kabupaten. “Sinergi antara perencanaan di tingkat desa dan kabupaten akan memastikan program-program dapat berjalan dengan efisien dan efektif serta mendukung percepatan program SAE,” jelasnya.
Ugas mengingatkan program 100 hari Bupati Probolinggo harus tetap menjaga akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan. Semua kegiatan harus sesuai dengan regulasi yang berlaku agar tidak terjadi penyalahgunaan anggaran. (ndi/diy)