PPKM Hari Kedua, Warga Sidoarjo Mulai Patuh
Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hari kedua di wilayah Kabupaten Sidoarjo, Senin (5/7), berjalan lancar. Mayoritas warga mulai patuh.

Sidoarjo, HARIAN BANGSA.net - Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hari kedua di wilayah Kabupaten Sidoarjo, Senin (5/7), berjalan lancar. Mayoritas warga mulai patuh.
Seperti hari pertama PPKM Darurat, Forkopimda Sidoarjo melakukan patroli bersama. Di hari kedua ini, patroli bersama dilakukan kembali. Dipimpin wakil bupati, kapolresta, dan dandim 0816. Dengan titik start dari Pendapa Kabupaten Sidoarjo.
Kemudian rute patroli dilanjutkan ke sejumlah wilayah Kota Sidoarjo, Wonoayu, dan Krian. Di perjalanan tersebut, ditemukan beberapa pelanggaran ketentuan dari PPKM darurat terhadap warung, kafe, dan warkop yang menyediakan mesin judi.
Menurut Wakil Bupati Sidoarjo Subandi, di hari kedua pelaksanaan PPKM Darurat warga Sidoarjo sudah dapat menerima pemberlakuan peraturan pembatasan yang ditentukan pemerintah dalam rangka menekan laju pertambahan Covid-19. “Meskipun masih ada pelanggaran, mayoritas warga Sidoarjo mulai patuh akan PPKM Darurat,” ujarnya.
Sementara, menurut Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, pihaknya bersama forkopimda dan instansi terkait akan terus berupaya untuk memutus mata rantai Covid-19. Diharapkan di Kabupaten Sidoarjo akan segera terbebas dari Covid-19. Seperti dengan melakukan patroli bersama, serta Operasi Yustisi.
“Sebagian kecil pedagang, warkop dan kafe yang belum mengerti tentang penerapan PPKM Darurat kali ini. Sehingga elemen tiga pilar di seluruh wilayah kami dibantu komunitas-komunitas, akan memasifkan sosialisasi atau edukasi ke masyarakat terkait PPKM darurat dan segala pencegahan Covid-19,” pungkas kapolresta Sidoarjo.(cat/rd)