Provinsi Jatim Terus Kembangkan Inovasi dan Ukir Prestasi di Era Pandemi

Di tahun 2021 yang dilombakan adalah 36 bidang lomba dan tersebar di 35 SMKN dan 11 SMK swasta, di wilayah yang mengikuti lomba LKS yaitu, Cabang dinas wilayah Mojokerto, wilayah kabupaten Malang, wilayah kota batu, wilayah kota malang, wilayah Blitar, wilayah Kediri, wilayah Tulungagung dan Trenggalek.

Provinsi Jatim Terus Kembangkan Inovasi dan Ukir Prestasi di Era Pandemi

Trenggalek, HB.net -Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Wahid Wahyudi secara resmi membuka Lomba Kompetensi Siswa / LKS SMK Wilayah kerja 3 di SMK Negeri 1 Pogalan Trenggalek dan pembinaan kepala sekolah SMA,SMK, PKLK Negeri dan swasta se Kabupaten Trenggalek, Senin (15/3/2022).

Di tahun 2021 yang dilombakan adalah 36 bidang lomba dan tersebar di 35 SMKN dan 11 SMK swasta, di wilayah yang mengikuti lomba LKS yaitu, Cabang dinas wilayah Mojokerto, wilayah kabupaten Malang, wilayah kota batu, wilayah kota malang, wilayah Blitar, wilayah Kediri, wilayah Tulungagung dan Trenggalek.

Wahid menjelaskan, LKS ini adalah sebuah ajang untuk menunjukkan sebuah inovasi dan kreativitas siswa. Guru diera digital seperti ini sudah tidak boleh merasa pintar dari siswanya, karena kalau mencari pintar-pintaran yang pintar justru google.

"Di era teknologi digital ini, tugas guru hanya memotivasi dan memfasilitasi biarkan siswa itu berkembang dengan alami dan itu bisa kita lihat di ajang LKS ini," ujarnya saat melakukan sambutan.

Karena SMK sebagai lembaga pendidikan yang memiliki keunggulan kompetitif, dibandingkan dengan lembaga pendidikan yang lain.

SMK menjadi perhatian khusus ibu Gubernur Jatim, ibu Khofifah Indar Parawansa, sehingga di rencana pembangunan jangka menengah ibu Khofifah menargetkan SMK dibanding SMA, perbandingannya adalah SMK 70 persen dan SMA 30 persen.

Wahid juga menerangkan, apa yang membuat SMK mempunyai keunggulan Konpetitif yaitu pertama, orientasi SMK ini adalah spesifik human capital, memberikan pembelajaran- pembelajaran ketrampilan yang spesifik sehingga alumni SMK diharapkan memiliki kompetensi tertentu yang hebat.

"Keunggulan kompetitif yang kedua adalah bahwa rata-rata alumni SMK untuk mendapatkan pekerjaan tidak harus menunggu lama, karena memang kompetensi kelas menengah ini banyak dibutuhkan oleh dunia usaha, industri, kerja termasuk wirausaha," ungkapnya.

Di masa pandemi covid 19 ini, pendidikan Jawa Timur menjadi barometer nasional, Wahid juga berterimakasih kepada kepala sekolah, komite sekolah, guru, tenaga kependidikan, siswa yang bersama-sama bisa melaksanakan belajar mengajar secara bersama baik secara daring meskipun tatap muka dalam konteks uji coba.

Saat ini yang kita lakukan menjadi kebijakan nasional, dan Alhamdulillah di saat pandemi covid ini justru berbagai prestasi diraih oleh  Jatim, diantaranya adalah juara umum di kompetisi sains nasional untuk SMA, di tahun 2020 menjadi juara umum setelah lomba berjalan selama 18 tahun. Kemudian Festival seni yang dilaksanakan mulai 2008 baru 2020, pendidikan khusus PK-PLK menyabet juara umum nasional.

Untuk SMK mari bersama-sama berupaya kalau di 2020 menjadi juara umum, kembali diraih oleh Jatim. Oleh karena itu kerjasama yang baik, mempersiapkan para siswa sangat kami harapkan. (dev/ns)