SIG Bekali 28 UMKM Gunakan Platform Digital

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui program SIG-Mandiri bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Gresik, menyelenggarakan pelatihan peningkatan sumber daya manusia (SDM).

SIG Bekali 28 UMKM Gunakan Platform Digital
Certified Public Speaker of IPSA (Indonesian Public Speaker Association), Helmi Kahaf, memberikan paparan materi mengenai cara berkomunikasi yang baik dengan pembeli, dan bagaimana tampilan fisik serta gestur tubuh positif penyaji makanan kepada peserta pelatihan.

Gresik, HARIAN BANGSA.net - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui program SIG-Mandiri bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Gresik, menyelenggarakan pelatihan peningkatan sumber daya manusia (SDM). Pelatihan ini diperuntukkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berjualan di Pujasera Wisma A Yani, Gresik.

Pelatihan peningkatan SDM untuk UMKM diselenggarakan di Warung Legend, Gresik, diikuti oleh 28 pedagang. Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari, mulai Senin (21/3) sampai dengan Rabu (24/3). Pelatihan meliputi tata cara pelayanan kepada pelanggan, pengemasan produk, pembukuan sederhana, pengelolaan keuangan, pemantapan rohani serta cara berjualan dengan menggunakan platform digital.

General Manager of CSR SIG, Edy Saraya mengatakan, peningkatan SDM bagi UMKM ini sangat penting. Sebab, saat ini teknologi terus berkembang, sehingga UMKM harus ikut berinovasi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi.

“UMKM binaan SIG juga diharapkan dapat terus berinovasi, mulai dalam hal pelayanan, kemasan, tempat dan penyajiannya. Para pelaku UMKM dilatih untuk bisa menembus ke pasar modern, kemudian go digital, sehingga mampu menangkap peluang penjualan yang lebih luas”, kata Edy Saraya.

Selain memberikan pelatihan, SIG juga melakukan renovasi lokasi penjualan di Pujasera Wisma A. Yani menjadi tempat yang kekinian. Harapannya, dengan penataan ini, bisa meningkatkan kenyamanan bagi pelanggan dan meningkatkan jumlah pengunjung, sehingga dapat menambah pendapatan bagi UMKM.

 “Kami ingin pujasera ini menjadi ikon kuliner kota Gresik, disini pembeli dapat makan maupun bertemu dengan kolega dengan suasana yang nyaman,” kata Edy Saraya.

Pelatihan peningkatan SDM untuk UMKM ini disambut baik oleh pedagang. Salah satunya Siti Mariyani, pemilik usaha warung pecel. “Pelatihan ini dapat menambah wawasan bagi saya dan teman-teman, terutama untuk cara berjualan secara online. Semoga pelanggan kami dapat bertambah sehingga dapat menambah pendapatan”, ujar Siti Mariyani.(hud/rd)